Komitmen Nyata bagi Petani Aceh, Jamaluddin Idham Kawal P3-TGAI hingga ke Pelosok Desa

Fadly P.B

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:12 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

‎‎Nagan Raya – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, meninjau langsung jaringan irigasi tersier di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, untuk memastikan program pengairan yang diperjuangkannya benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

‎Dalam kunjungan tersebut, Jamaluddin mengecek kondisi sejumlah jaringan irigasi yang telah selesai dibangun maupun yang masih dalam tahap pengerjaan. Ia juga berdialog dengan kelompok tani dan pengelola irigasi guna menyerap aspirasi serta memastikan infrastruktur yang dibangun mampu menjawab kebutuhan petani di lapangan.

‎Menurut Jamaluddin yang merupakan anggota Komisi IV DPR RI, keberadaan jaringan irigasi yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian, terutama di tengah tantangan perubahan cuaca dan kebutuhan air yang terus meningkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Saya ingin memastikan program yang diperjuangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Irigasi merupakan kebutuhan dasar petani, sehingga keberadaannya harus terus diperkuat agar produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Jamaluddin, Selasa (23/6/2026).

‎Politikus PDI Perjuangan yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh itu mengatakan pembangunan irigasi tersier merupakan, bagian dari upaya memperkuat fondasi sektor pertanian di Aceh.

‎”Melalui dukungan infrastruktur pengairan yang baik, petani diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekurangan air,” kata Jamaluddin.

‎Program pembangunan jaringan irigasi tersier tersebut direalisasikan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Program yang diperjuangkan Jamaluddin itu telah menjangkau berbagai daerah di Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh I, termasuk Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan sejumlah kabupaten lainnya.

‎Pada tahap pertama tahun 2026 ini, program tersebut mencakup 60 titik pembangunan, sementara tahap kedua tahun 2026 diperluas menjadi 100 titik yang tersebar di berbagai wilayah Aceh. Bahkan tidak tertutup kemungkinan program tersebut akan terus bertambah dan disesuaikan dengan kebutuhan petani.

‎Disebutkan bahwa, penambahan cakupan program ini menunjukkan tingginya kebutuhan infrastruktur pengairan untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di banyak daerah.

‎Jamaluddin menilai pembangunan irigasi tersier tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil panen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

‎”Melalui P3-TGAI, kita ingin memastikan petani memiliki akses air yang memadai untuk mengelola lahan mereka. Program ini akan terus kita perjuangkan agar semakin banyak daerah pertanian yang mendapatkan manfaat dan mampu meningkatkan produksi pangan,” katanya.

‎Kehadiran Jamaluddin di lokasi peninjauan mendapat respons positif dari masyarakat dan kelompok tani setempat. Mereka mengaku merasakan manfaat keberadaan jaringan irigasi yang mampu memperlancar distribusi air ke lahan persawahan serta berharap program serupa terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

‎Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Jamaluddin dalam mengawal pembangunan sektor pertanian di Aceh. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, dan kehutanan, ia menegaskan akan terus mendorong program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Aceh.

Berita Terkait

DPC BAI Aceh Tamiang Silahturahmi ke Bagian Hukum Pemkab: Bahas Penguatan Posbankum dan Kapasitas Paralegal 
DPC BAI Aceh Tamiang Pays Courtesy Visit to Regency Legal Affairs Division, Discusses Strengthening Posbankum and Paralegal Capacity
DPC BAI Aceh Tamiang Dampingi Penyelesaian Konflik SMPN 2 Kejuruan Muda, Berujung Damai dan Temukan Solusi Pendidikan bagi Tiara
DPC BAI Aceh Tamiang Assists in Resolving SMPN 2 Kejuruan Muda Conflict, Reaches Peaceful Settlement and Secures Educational Solution for Tiara
Pascabencana Banjir, DPC BAI, DPD SWI dan Da’i Aceh Tamiang Dorong Kemajuan Olahraga dan Pemilihan Ketua KONI yang Berintegritas
Post-Flood Recovery, DPC BAI, DPD SWI and Da’i Aceh Tamiang Call for Sports Advancement and an Integrity-Driven KONI Election
DPC BAI Aceh Tamiang Apresiasi Bantuan Fasum Rp100 Juta dari PT STS, GBK dan Al-Bina untuk Masjid Al Ghofur di Dusun Lubuk Sukun
DPC BAI Aceh Tamiang Applauds Rp100 Million Public Facility Assistance from PT STS, GBK and Al-Bina for Al Ghofur Mosque in Lubuk Sukun

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Warga Batu Sumbang Antusias Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Simpang Jernih Hadir Di Tengah Masyarakat Dalam Momen Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Gampong Pante Kera

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:14 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silahturahmi ke Bagian Hukum Pemkab: Bahas Penguatan Posbankum dan Kapasitas Paralegal 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:04 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Pays Courtesy Visit to Regency Legal Affairs Division, Discusses Strengthening Posbankum and Paralegal Capacity

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Warga Simpang Jernih Keluhkan Jalan Berlubang Dan Minta Bupati Segera Memperbaikinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Bupati Al-farlaky Resmi Salurkan Bantuan Pangan Beras Periode Juli-September 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Polsek Banda Alam Dampingi Penyaluran Bantuan Kursi Roda Dan Sembako Untuk Warga Disabilitas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Polsek Banda Alam Dampingi Penyaluran Bantuan Kursi Roda dan Sembako untuk Warga Disabilitas

Berita Terbaru