Prestasi Tak Lagi Menjamin? Polemik SPMB SMP Negeri 1 Indralaya Kembali Lagi Menjadi Tuai Sorotan Publik, Warga: Pemkab OI Jangan Tutup Mata

TRIBUN PASE

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:46 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, – Polemik Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 1 Indralaya kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya mencuat kasus seorang siswa bernama Musdalifa yang tidak diterima melalui jalur domisili meskipun rumahnya berada sangat dekat dengan sekolah, kini muncul lagi keluhan dari orang tua siswa berprestasi yang juga dinyatakan tidak lolos.

Kasus terbaru yang viral di media sosial menimpa seorang siswi bernama Adelina Izzatunnisa. Berdasarkan dokumen prestasi yang beredar, Adelina memiliki sejumlah penghargaan akademik sejak duduk di bangku sekolah dasar, mulai dari peringkat kelas hingga penghargaan sebagai wisudawan terbaik Madrasah Diniyah Al-Ittifaqiah Indralaya.

Orang tua siswa mengaku kecewa dan mempertanyakan mekanisme seleksi yang digunakan. Kekecewaan tersebut kemudian diluapkan melalui media sosial dan mendapat respons luas dari masyarakat. Banyak warga menilai pemerintah daerah perlu segera memberikan penjelasan terbuka agar polemik serupa tidak terus berulang setiap tahun ajaran baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang menjadi pertanyaan publik saat ini bukan hanya soal satu atau dua siswa yang tidak lolos, melainkan tentang transparansi sistem penerimaan itu sendiri. Jika siswa berprestasi dan siswa yang tinggal dekat sekolah sama-sama gagal diterima, maka masyarakat berhak memperoleh penjelasan yang jelas mengenai dasar penetapan hasil seleksi tersebut.

Berbagai komentar netizen yang beredar menunjukkan adanya kekecewaan mendalam terhadap sistem yang dinilai belum mampu memberikan rasa keadilan. Meski demikian, seluruh dugaan yang berkembang di media sosial tentu perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Kabupaten Ogan Ilir (PPWI-OI), Fidiel Castro, meminta Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk tidak menutup mata terhadap persoalan yang terus berulang setiap tahun.

“Kami meminta Bupati Ogan Ilir, DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Inspektorat, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB. Jangan sampai polemik yang sama terus terjadi dan merugikan masa depan anak-anak yang ingin mendapatkan hak pendidikannya,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan pendidikan tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa karena menyangkut masa depan generasi muda Ogan Ilir. Pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian, keadilan, dan transparansi kepada masyarakat.

PPWI-OI juga mendesak agar dilakukan audit dan evaluasi terhadap seluruh proses penerimaan siswa baru yang menjadi sorotan masyarakat. Jika ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyimpangan administrasi, maka harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat Ogan Ilir saat ini menunggu sikap tegas dan respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Jangan sampai slogan pembangunan dan kemajuan daerah hanya menjadi jargon, sementara keluhan masyarakat, khususnya yang menyangkut pendidikan anak-anak, terus terabaikan.

Pendidikan adalah hak setiap anak. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik berlangsung transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk praktik yang dapat merugikan siswa maupun orang tua.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 1 Indralaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, DPRD Kabupaten Ogan Ilir, maupun Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir masih diharapkan memberikan penjelasan resmi terkait berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.

Laporan Ketua Pewarta Indonesia

Berita Terkait

DPC Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Strengthens Organizational Integrity and Reinforces the Roles and Responsibilities of Its Management
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan
Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID
Bersatu Demi Masa Depan Aceh Tamiang, DPC BAI, DPD SWI, dan NPCI Gaungkan Semangat Pengembangan Olahraga
Polri Hadir di Tengah Musibah, Kapolsek Ranto Peureulak Serahkan Bantuan untuk Warga Korban Kebakaran
Tanam Jagung Tumpang Sari 0,5 Ha di Koto Damai, Polsek Kampar Kiri Hilir Dukung Petani Lokal

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Pasca Banjir, Bandang 2025, Lalu Warga Rantau Panjang Gotong-Royong Bersihkan Jalan Pemukiman Rumah Warga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Warga Rantau panjang Bidari Antusias Hadir Ikuti Posyandu Dan Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Kapolsek Peurlak Timur Hadiri Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, 1448 H

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Simpang Jernih Hadir Di Tengah Masyarakat Dalam Momen Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Gampong Pante Kera

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:14 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silahturahmi ke Bagian Hukum Pemkab: Bahas Penguatan Posbankum dan Kapasitas Paralegal 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:05 WIB

84 KK Penerima Bansos Warga Simpang Jernih Masuk Daftar Exclude karena Judi Online, Dinsos Ungkap Cara Klarifikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:04 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Pays Courtesy Visit to Regency Legal Affairs Division, Discusses Strengthening Posbankum and Paralegal Capacity

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Warga Simpang Jernih Keluhkan Jalan Berlubang Dan Minta Bupati Segera Memperbaikinya

Berita Terbaru