Tanggul Krueng Kerto Rusak Diterjang Luapan Sungai, Polsek Tanah Luas Dan Warga Bergerak Cepat

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:05 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Merespons kerusakan tanggul akibat meluapnya Sungai Krueng Kerto setelah hujan berintensitas tinggi selama beberapa hari,

Personel Polsek Tanah Luas bersama masyarakat Gampong Paya Beurandang, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, turun langsung melakukan perbaikan secara gotong royong, Sabtu (31/10/2026), sekitar pukul 09.00 WIB.

Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat sekaligus upaya penanganan dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengancam lingkungan permukiman di sekitar aliran sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbaikan dilakukan dengan memasukkan tanah ke dalam karung, kemudian mengangkutnya secara estafet dan menyusunnya pada bagian tanggul yang mengalami kerusakan.

Personel Polsek Tanah Luas dan warga bahu-membahu memperkuat kembali tanggul agar risiko dampak luapan sungai dapat diminimalkan.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., melalui Kapolsek Tanah Luas IPTU Saiful Bahri, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut

Merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat sekaligus wujud nyata sinergi antara kepolisian dan warga dalam menghadapi dampak luapan sungai.

Keterlibatan personel kepolisian dalam perbaikan tanggul ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban,

Tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam proses perbaikan.

Personel Polsek Tanah Luas dan masyarakat bekerja secara estafet untuk mengisi serta menyusun karung berisi tanah pada bagian tanggul yang rusak

Sebagai langkah penanganan awal guna mengurangi risiko dampak luapan air.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat bagian tanggul yang terdampak.

Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama apabila hujan berintensitas tinggi kembali mengguyur kawasan tersebut dan meningkatkan debit Sungai Krueng Kerto.

Gotong royong ini menjadi gambaran bahwa menghadapi ancaman bencana bukan hanya tanggung jawab satu pihak.

Sinergi aparat dan masyarakat, disertai kesiapsiagaan serta perhatian terhadap kondisi lingkungan, menjadi bagian penting dalam melindungi keselamatan warga.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Polsek Baktiya Dan Komunitas Baktiya Bersaudara Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian Nyata Untuk Warga Kurang Mampu
Kanit Binmas Polsek Baktiya Ajak Warga Jauhi Judol, Lindungi Keberlanjutan PKH
Kopi Morning Di Nibong, Polri Dan Forkopincam Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Kapolsek Nibong Perkuat Sinergi Warga, Lewat Program Quick Win Kapolri
Tragis! Petani di Aceh Utara Tewas Tertimpa Patahan Pohon Kelapa
Pengajian Bulanan Baktiya Kembali Bergema, Abi Darkasyi Satukan Ulama Dan Unsur Muspika Pascabanjir
Jumat Berkah ke-460, Polsek Baktiya Dan Komunitas Baktiya Bersaudara Hadirkan Kepedulian Bagi Warga Rentan
Malam Tak Menghalangi Pengabdian, Kanit Binmas Polsek Baktiya Hadir Menyapa Warga Matang Lawang

Berita Terbaru