SIMPANG JERNIH – Setelah sebelumnya tenggelam akibat derasnya arus Sungai Batu Katak, bot milik Samin, warga Gampong Melidi, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, akhirnya berhasil dievakuasi. Sabtu Sore 31/10/2026
Namun, kondisi bot tersebut sangat memprihatinkan karena ditemukan dalam keadaan patah menjadi dua bagian.
Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan kawan-kawan seperjuangan sesama pemilik dan pengemudi bot lintasan Melidi.
Mereka turut berpartisipasi dan bergotong royong membantu mengangkat serta mengevakuasi bangkai bot yang tenggelam di kawasan perairan Batu Katak.
Kondisi bot yang patah dua menjadi gambaran beratnya tantangan yang dihadapi masyarakat di jalur sungai tersebut, terutama ketika arus deras melanda.
Bagi warga pedalaman Simpang Jernih, keberadaan bot bukan sekedar alat transportasi,
Melainkan juga sarana penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mengangkut berbagai kebutuhan masyarakat.

Kebersamaan para pemilik bot dalam proses evakuasi menunjukkan kuatnya solidaritas masyarakat Melidi.
Di tengah kesulitan, mereka saling membantu untuk menangani musibah yang menimpa sesama pengguna jalur sungai.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa derasnya arus Sungai Batu Katak menyimpan risiko besar bagi aktivitas transportasi air.
Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, khususnya ketika debit air meningkat dan arus sungai menguat.
Solidaritas warga menjadi kekuatan tersendiri di tengah sulitnya akses transportasi di pedalaman Simpang Jernih.
Namun, keselamatan pengguna jalur sungai tetap harus menjadi prioritas utama.
{Jurnalis Agus Suriadi}































