PASCA BANJIR MELANDA ACEH TAMIANG, SEBERAPA PENTING PERAN LEMBAGA BAGI PEMERINTAH DAERAH?

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:29 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang, Indonesia — Banjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang memang mulai surut. Namun di balik surutnya air, tersisa duka mendalam bagi masyarakat. Rumah-rumah dipenuhi lumpur, aktivitas ekonomi lumpuh, fasilitas umum rusak, dan banyak keluarga masih bertahan dalam kondisi serba terbatas. Perbincangan antara Ketua DPC BAI Aceh Tamiang Syamsul, Sekretaris DPD  LPSA Aceh Tamiang Syarifah dan Pengamat Sosial Edi Aduhai akhirnya sampai kepada  peran organisasi yang kurang atau tidak dilibatkan, ada apa? Perbincangan dilaksanakan di Kembar Caffe, Karang Baru Aceh Tamiang (15/5/2026)

Di tengah situasi kondisi saat ini, muncul pertanyaan besar yang ramai diperbincangkan masyarakat:

“Seberapa penting peran lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, dan relawan bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam penanganan pasca bencana?” Jawabannya dinilai sangat penting.

Syamsul menyampaikan bahwa pasca bencana bukan hanya soal membersihkan sisa banjir, tetapi juga tentang memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak secara ekonomi, sosial, dan psikologis. Dalam kondisi seperti ini selayaknya pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Keberadaan lembaga sosial dan organisasi kemasyarakatan dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan. Mereka hadir membantu penyaluran bantuan, pendataan korban, pendampingan masyarakat, hingga membangun kembali semangat warga yang kehilangan harapan akibat musibah,” ujar Syamsul.

Sementara itu Syarifah sebagai Sekretaris DPD LPSA menyampaikan bahwa  lembaga sosial memiliki peranan strategis sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Kehadiran mereka dinilai mampu mempercepat penyampaian aspirasi warga, membantu koordinasi bantuan kemanusiaan, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Ketika bencana datang, yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan materi, tetapi juga perhatian, kepedulian, dan kehadiran nyata di tengah penderitaan mereka,” ujarnya.

Selain itu, berbagai pihak juga mendorong agar perusahaan-perusahaan melalui program CSR turut berkontribusi membantu pemulihan masyarakat Aceh Tamiang, terutama bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir hidrometeorologi.

Pengamat sosial  Edi Aduhai menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.

Kini masyarakat berharap seluruh pihak tetap bersatu dan tidak meninggalkan rakyat berjuang sendirian setelah banjir berlalu.

“Karena sesungguhnya, saat air banjir mulai surut, perjuangan masyarakat untuk bangkit justru baru dimulai,” pungkas Edi. (Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

How Important is the Role of Institutions for the Regional Government After the Floods Hit Aceh Tamiang?
Debat  Memanas Soal Jadup di Aceh Tamiang, Syamsul Ketua DPC BAI dan Edi Aduhai Saling Adu Pendapat Soal Bantuan yang Belum Cair
Wakil Gubernur Aceh Tinjau Infrastruktur Jalan dan Perusahaan Air Minum Di Aceh Tamiang
Acting Head of Aceh Tamiang Social Affairs Office (Dinsos) Submits Hard Copy of Phase III and IV Stimulant Decree Data to The Ministry of Home Affairs (Kemendagri) and The Ministry of Social Affairs (Kemensos)
Plt. Kepala Dinsos Aceh Tamiang  Serahkan  Hard  Copy Data SK Stimulan Tahap  III dan  IV ke Kemendagri  dan Kemensos
Ketua DPRK Aceh Tamiang Hadiri Rapat Dengar Pendapat Bersama Forkopimda, FSPPP dan SPSI pada Peringatan May Day 2026
DPC BAI ACEH TAMIANG URGES THE PUBLIC TO USE SOCIAL MEDIA WISELY
Pemilihan Datok Penghulu Desa Bundar Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang Berlangsung Aman dan Lancar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:50 WIB

Kapolda Aceh Ajak Rekan Media Redam Situasi Demi Jaga Aceh Tetap Aman Dan Kondusif Saat Kunjungan ke Mapolres Subulussalam

Senin, 11 Mei 2026 - 11:19 WIB

Police Goes To School, Sat Lantas Polres Subulussalam Kunjungi Siswa-Siswi Sekolah dalam Sosialisasi Keselamatan Berkendara

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:21 WIB

Rp 800 Ribu per KK, Dugaan Pungli Bantuan Jadup Kembali Coreng Wajah Pemerintahan Desa di Aceh

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:45 WIB

Lampu Merah Kebebasan Pers! Kapolda Aceh Didesak Ringkus Dalang Teror Wartawan di Subulussalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:13 WIB

Kapolres Bersama Walikota Subulussalam Panen Raya Ikan Lele Di Kolam Binaan Polres Subulussalam

Senin, 27 April 2026 - 11:27 WIB

Wakapolres Subulussalam Pimpin Upacara Bendera di SMA Negeri 1 Simpang Kiri

Senin, 13 April 2026 - 12:12 WIB

Sat Lantas Polres Subulussalam : Kecelakaan Sepeda Motor dengan Truk Sebabkan Satu Orang Meninggal di TKP

Rabu, 8 April 2026 - 13:49 WIB

Evakuasi Penemuan Mayat di Aliran Sungai Lae Soraya Diduga Korban Hanyut dari Desa Suka Maju

Berita Terbaru