Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong

Fadly P.B

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:51 WIB

5072 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI

‎‎Aceh Utara – Ruang kerja Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tanah Pasir, Bakhtiar, diduga tampak seperti area tak bertuan, dalam beberapa kesempatan pantauan di lapangan, pintu ruangan yang semestinya menjadi pusat komando operasional sekolah itu terkunci rapat, tak ada derap langkah pimpinan, tak ada denyut manajerial.

‎Sunyinya ruangan kepala sekolah ini bukanlah anomali sesaat, ia adalah potret dari narasi ketidakhadiran yang diduga telah menjadi pola berulang, di lingkungan SMAN 1 Tanah Pasir, kabar miring mengenai tingkat disiplin sang kepala sekolah bukan lagi rahasia umum; ia telah menjadi keresahan yang merambat di antara guru dan tenaga kependidikan.

‎Absennya pimpinan dalam durasi panjang bukan sekadar soal administratif, publik menilai, kekosongan “nahkoda” ini berpotensi melumpuhkan roda koordinasi dan mengancam mutu pembelajaran. “Kepala sekolah itu kunci. Jika dia absen, siapa yang memastikan standar mutu pendidikan terjaga?” ujar seorang sumber di lingkungan pendidikan, Selasa, 3 Juni 2026.

‎Lantas, di mana fungsi pembinaan dan pengawasan? Di sinilah sorotan publik berbalik arah ke meja Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Aceh Utara, Muhammad Johan.

‎Sebagai perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Aceh di daerah, Kacabdin memikul tanggung jawab moral dan struktural untuk membina serta mengawasi kedisiplinan kepala sekolah. Namun, respons yang ditunjukkan Johan saat dikonfirmasi, Jumat, 5 Juni 2026, terkesan normatif.

‎” Terima kasih informasinya, nanti kami akan kroscek sesuai jadwal yang diagendakan,” jawab Johan singkat.

‎Jawaban tersebut memancing pertanyaan lebih tajam: apakah pengawasan hanya dilakukan berdasarkan “jadwal” yang diagendakan, ataukah ada tindakan responsif ketika terjadi disfungsi di lapangan? Saat disinggung mengenai langkah tegas yang akan diambil untuk menertibkan bawahannya, Johan mendadak membisu.

‎Pesan konfirmasi yang dikirimkan hingga berita ini diturunkan tidak mendapatkan jawaban.

‎Sikap bungkam sang Kacabdin mempertebal keraguan publik akan komitmen otoritas pendidikan dalam menegakkan disiplin. Tanpa pengawasan yang tajam dan langkah tegas yang terukur, fungsi pembinaan yang diamanatkan kepada Kacabdin dikhawatirkan hanya menjadi jargon di atas kertas.

‎Kini, publik menunggu pembuktian. Apakah Kacabdin Aceh Utara sekadar menjadi penonton bagi absennya kepemimpinan di SMAN 1 Tanah Pasir, atau berani mengambil langkah korektif demi menyelamatkan kualitas pendidikan di Aceh Utara?.

Berita Terkait

Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan
‎Angin Topan Hantam Rumah Jurnalis Dan Janda Tua di Cot Girek
Ayah Wa Bupati Aceh Utara Koordinasi Dengan BNPB dan Kementerian PU terkait Kerusakan Hunian Sementara
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
Libur Panjang Iduladha 1447 H, Tim Manajemen RSUD Cut Meutia Siaga Penuh Kawal Pelayanan Kesehatan
Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh
Bupati Aceh Utara bersama Wakil Shalat Idul Adha di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:19 WIB

Komandan BAIS TNI Sebut Agus Flores Ibarat Buah Duren: Disembunyikan Tetap Tercium, Darah Bangsawan Tak Bisa Ditutupi

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:59 WIB

Sekjen Baru Imam Rahmat Bawa Gebrakan Digital, Organisasi FR dan FRN Besutan Agus Flores Makin Bersinar

Senin, 1 Juni 2026 - 14:20 WIB

Di Balik Layar Industri Kreatif: Mang Essa, Tokoh Pemuda Bekasi yang Jadi Mentor Komedian hingga Musisi Raim Laode

Senin, 1 Juni 2026 - 10:59 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Conveys the Meaning of Pancasila Day for Flood-Affected Communities

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:36 WIB

Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari Ucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 B.E., Ajak Perkuat Toleransi dan Perdamaian

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:32 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Sampaikan Makna Hari Lahir Pancasila bagi Masyarakat Pasca Banjir

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:00 WIB

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:55 WIB

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Berita Terbaru