Aceh Tamiang, Indonesia – Di tengah duka dan perjuangan masyarakat yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana, secercah harapan datang dari para relawan kemanusiaan yang melintasi batas negara. Kepedulian yang ditunjukkan oleh Human Initiative Japan mendapat apresiasi tinggi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat, khusunya anak anak sekolah SD dan SMP di Aceh Tamiang.
Ketua DPC BAI Aceh Tamiang, Syamsul, melalui Kabid Investigasi, Juliardi, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan Human Initiative Japan yang telah menunjukkan solidaritas kemanusiaan tanpa memandang suku, agama, maupun kewarganegaraan, apresiasi ini disampaikan di Dusun Famili, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (23/6/2026).
Relawan Human Initiative Japan asal Jakarta/Depok, melalui Project Manager, Salma Nisrina menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan persaudaraan global yang mampu menguatkan semangat masyarakat khususnya anak-anak sekolah dalam menghadapi masa-masa sulit.
“Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga sekaligus berharap proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak khususnya Aceh Tamiang cepat pulih kembali,” ujar Salma.

DPC BAI Aceh Tamiang menilai bahwa langkah kemanusiaan yang dilakukan Human Initiative Japan merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas negara dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan
“Di saat banyak warga masih berjuang memulihkan kehidupan pasca bencana, kehadiran para relawan Human Initiative Japan menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih hidup dan mampu menyatukan berbagai bangsa. Bantuan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk terus bangkit dan menata masa depan yang lebih baik,” ujar Juliardi.
Lebih lanjut, DPC BAI Aceh Tamiang mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, dunia usaha, dan lembaga kemanusiaan lainnya untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas. Menurut mereka, pemulihan pasca bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari berbagai kalangan.
Di tengah tantangan yang masih dihadapi masyarakat, kisah kepedulian para relawan Human Initiative Japan menjadi pengingat bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Dari negeri yang jauh, mereka hadir membawa bantuan, harapan, dan semangat untuk bangkit.
Sementara itu, DPC BAI Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus mengawal serta mendukung setiap upaya kemanusiaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan masyarakat.
“Ketika kepedulian melintasi batas negara, maka harapan akan selalu menemukan jalannya menuju mereka yang membutuhkan.” (Saut Simanjuntak)



























