Bincang Hangat Penuh Makna: Ketua DPC BAI Aceh Tamiang, Pemred Tribunpasee, dan Ustadz Kurniansyah Bahas Masa Depan Daerah

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WIB

50133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Ketua DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang, Syamsul, Pemimpin Redaksi Media Tribunpasee sekaligus Ketua PW FRN (Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara) Respon Counter POLRI Nusantara  Propinsi Aceh, Agus Suriadi, serta Ustadz Kurniansyah, S.H.I., seorang Da’i di Kabupaten Aceh Tamiang, dalam sebuah bincang-bincang santai yang berlangsung di salah satu kafe di Aceh Tamiang, Kamis (18/6/2026).

 

Meski berlangsung dalam suasana sederhana, diskusi tersebut berkembang menjadi perbincangan yang sarat makna. Berbagai isu penting yang menyangkut kepentingan masyarakat, pembangunan daerah, keterbukaan informasi publik, hingga peran moral dan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat menjadi topik utama yang dibahas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua DPC BAI Aceh Tamiang, Syamsul, menegaskan bahwa sinergi antara organisasi masyarakat, media, dan tokoh agama merupakan kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan melahirkan solusi yang lebih efektif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Media Tribunpasee, Agus Suryadi, menyoroti pentingnya peran media sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menekankan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi salah satu kunci terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan dipercaya oleh masyarakat.

Di sisi lain, Ustadz Kurniansyah mengingatkan bahwa pembangunan yang berhasil tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan akhlak, moral, dan nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.

 

Perbincangan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut sesekali diselingi canda dan tawa, namun tetap sarat dengan gagasan konstruktif. Ketiganya sepakat bahwa kemajuan Aceh Tamiang memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Momen kebersamaan itu juga menjadi simbol bahwa perbedaan latar belakang profesi bukanlah penghalang untuk duduk bersama membicarakan kepentingan rakyat. Justru dari ruang-ruang diskusi sederhana seperti itulah sering lahir ide-ide besar yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah.

Menjelang berakhirnya pertemuan, ketiga tokoh tersebut menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat Aceh Tamiang. Mereka meyakini bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara unsur advokasi, media, dan tokoh agama, berbagai tantangan yang dihadapi daerah dapat diatasi secara bersama-sama.

“Ketika suara advokasi, kekuatan media, dan nasihat ulama bertemu dalam satu meja, maka harapan baru bagi masyarakat akan selalu menemukan jalannya.”

(Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh
Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan
DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
DPC BAI Aceh Tamiang and RAPI Build Collaboration to Support Regional Development
400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang
400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang
Kapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang
Tak sekedar Rebut Kursi Ketua, Bursa Koni Aceh Tamiang Mulai Adu Gagasan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Viral Video Dugaan Pesta Narkoba Di Rutan Depok, Agus Flores: Bongkar Habis, Jangan Ada yang Dilindungi!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Agus Flores Tegas: Jangan Sampai “No Viral, No Justice” Jadi Budaya, Kapolri Harus Berani Copot Pejabat yang Tak Mampu Tangani Keluhan Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Dubai

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:49 WIB

NYAWA TAK ADA CADANGAN!” Agus Flores Instruksikan Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Kawal Edukasi Tertib Lalu Lintas

Berita Terbaru