Setahun Setelah Banjir Bandang, Masjid Baiturrahman Batu Sumbang Perlahan Bangkit dari Keterpurukan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 01:21 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU SUMBANG – Waktu terus berjalan, tetapi jejak bencana banjir bandang yang melanda kawasan pedalaman Aceh Timur masih menyisakan cerita panjang tentang kehilangan, perjuangan, dan harapan. Sabtu 07/11/2026

Di tengah upaya masyarakat menata kembali kehidupan, Masjid Baiturrahman di Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, menjadi salah satu saksi perjalanan warga untuk bangkit dari keterpurukan.

Setahun setelah bencana itu, suasana di sekitar masjid kembali memperlihatkan denyut kehidupan. Aktivitas pembangunan dan penataan lingkungan mulai terlihat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material bangunan tersusun di halaman, rangka konstruksi berdiri, sementara sejumlah bagian bangunan masih membutuhkan penyelesaian.

Pemandangan tersebut bukan sekedar gambaran sebuah bangunan yang sedang dibenahi. Di baliknya, tersimpan harapan masyarakat

Untuk menghidupkan kembali rumah ibadah yang memiliki arti penting dalam kehidupan sosial dan spiritual warga Desa Batu Sumbang.

Dari Jejak Bencana Menuju Harapan Baru

Banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut sekitar setahun lalu menjadi ujian berat bagi masyarakat.

Bencana alam tidak hanya meninggalkan persoalan pada tempat tinggal dan lingkungan, tetapi juga menghadirkan tantangan besar dalam memulihkan fasilitas umum, termasuk sarana ibadah.

Bagi masyarakat pedesaan, masjid bukan hanya tempat menunaikan salat berjemaah. Masjid juga menjadi ruang berkumpul, mempererat silaturahmi,

Membangun kebersamaan, serta menyampaikan nilai-nilai keagamaan kepada generasi berikutnya.

Karena itu, upaya membenahi Masjid Baiturrahman memiliki makna yang lebih luas daripada sekedar memperbaiki bangunan.

Ada kerinduan untuk kembali menjalankan aktivitas ibadah dengan lebih nyaman, sekaligus memulihkan kehidupan bermasyarakat yang sempat terganggu oleh bencana.

Kini, bangunan masjid yang tampak dalam proses pembenahan menjadi gambaran bahwa harapan itu masih terpelihara.

Meski pekerjaan belum sepenuhnya rampung, setiap tahapan pembangunan mencerminkan usaha untuk menata kembali apa yang sempat terdampak.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan Masyarakat

Di tengah keterbatasan yang dihadapi masyarakat pascabencana, semangat gotong royong memiliki peran penting dalam proses pemulihan.

Pembangunan kembali fasilitas umum membutuhkan kepedulian, tenaga, waktu, serta dukungan berbagai pihak.

Masjid Baiturrahman menjadi pengingat bahwa pemulihan tidak selalu berlangsung dalam waktu singkat.

Ada proses panjang yang harus dilalui, mulai dari membersihkan lingkungan, menyiapkan material, memperbaiki bagian bangunan, hingga menyelesaikan pekerjaan yang masih tertunda.

Halaman masjid yang masih memperlihatkan material konstruksi dan rangka bangunan menjadi potret nyata dari proses tersebut.

Di balik setiap bagian yang dibenahi, terdapat harapan agar rumah ibadah ini kembali berfungsi secara optimal dan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat.

Perjalanan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kepedulian bersama.

Dukungan masyarakat, pemerintah, para dermawan, dan pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap pemulihan kawasan terdampak bencana dapat menjadi kekuatan untuk mempercepat kebangkitan.

Masjid Bukan Sekadar Bangunan

Ada makna mendalam ketika sebuah rumah ibadah kembali dibenahi setelah bencana.

Masjid menjadi simbol keteguhan masyarakat dalam menjaga kehidupan beragama di tengah berbagai kesulitan.

Bagi warga Desa Batu Sumbang, Masjid Baiturrahman diharapkan kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan,

Tempat mempererat hubungan antarsesama, serta ruang untuk menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bangunan yang perlahan ditata kembali juga menyampaikan pesan bahwa bencana boleh meninggalkan kerusakan, tetapi tidak seharusnya memadamkan semangat untuk bangkit.

Pemulihan memang tidak cukup hanya dengan membangun kembali dinding, tiang, dan atap. Lebih dari itu, diperlukan upaya berkelanjutan

Untuk memastikan fasilitas yang telah dibenahi dapat digunakan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Menjaga Harapan agar Tetap Menyala

Setahun setelah banjir bandang, perjalanan Masjid Baiturrahman masih menyisakan pekerjaan yang harus dituntaskan.

Namun, proses pembenahan yang terlihat menjadi tanda bahwa upaya pemulihan terus berjalan.

Perhatian terhadap kelanjutan pembangunan tetap dibutuhkan agar masjid dapat kembali menjalankan fungsinya secara maksimal.

Setiap dukungan yang diberikan, sekecil apa pun, berpotensi membantu masyarakat mempercepat pemulihan rumah ibadah yang mereka cintai.

Kisah Masjid Baiturrahman bukan semata-mata tentang bangunan yang berusaha berdiri kembali setelah diterjang bencana.

Ini adalah cerita tentang ketabahan, kebersamaan, dan keyakinan masyarakat bahwa masa sulit bukanlah akhir dari segalanya.

Dari Desa Batu Sumbang, sebuah pesan sederhana kembali mengemuka bangkit setelah bencana

Membutuhkan waktu, tetapi harapan akan terus tumbuh selama masyarakat tetap menjaga kebersamaan.

Masjid Baiturrahman pun menjadi bagian dari perjalanan itu perlahan menata kembali dirinya,

Seiring harapan warga yang ingin melihat kehidupan beribadah dan kebersamaan di desa mereka kembali tumbuh dengan lebih kuat.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Kapolsek Simpang Jernih Rangkul Warga Ranto Panjang, Ajak Jaga Kamtibmas Jelang Milad GAM
Kapolsek Idi Tunong Pimpin Aksi Bersih Mako, Wujudkan Lingkungan Kerja yang Nyaman
Jum’at Keliling Di Simpang Jernih, Ipda Dwi Andika Lubis Perkuat Silaturahmi Dan Sinergi Kamtibmas
Tgk. Muhammad Ariga, S.Ag., Ingatkan Jamaah Tentang Tanda-Tanda Kiamat Dalam Khutbah Jumat Di Batu Sumbang
15 Sak Semen untuk Masjid Baiturrahman Batu Sumbang, Warga Apresiasi Kapolres Aceh Timur
Green Policing di Sekolah, Kapolsek Peureulak Barat Tanam Pohon untuk Masa Depan
Perkuat Kedekatan dengan Warga, Kapolsek Peureulak Barat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat
Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Ranto Peureulak Serahkan Bansos untuk Warga Buket Pala

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 00:07 WIB

APRESIASI KETEGASAN KAPOLRI JENDERAL POLISI DR. H. SUYUDI ARIO SETO DALAM PENEGAKAN TES URINE INTERNAL, KOMITMEN BERSIHKAN POLRI DARI NARKOBA!

Jumat, 6 November 2026 - 15:41 WIB

BNN DAN POLRI PERKUAT KERJA SAMA DENGAN ONCB THAILAND, BIDIK JARINGAN NARKOTIKA DI ASIA TENGGARA

Jumat, 6 November 2026 - 15:35 WIB

Perkuat Soliditas Keluarga Besar Polri, Dankorbrimob Hadiri Silaturahmi Kapolri dengan PP Polri

Kamis, 5 November 2026 - 19:53 WIB

KAPOLRI JENDERAL POLISI SUYUDI ARIO SETO BEKALI TALENTA MUDA DANANTARA 2026: TEKANKAN KEPEMIMPINAN BERINTEGRITAS, BERDAMPAK, DAN BERORIENTASI PADA PENGABDIAN

Kamis, 5 November 2026 - 19:35 WIB

Kadivhumas Polri Apresiasi Insan Pers: Tegaskan Pentingnya Dedikasi, Keberanian, Dan Fakta

Kamis, 5 November 2026 - 19:22 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum, Tegaskan Polri Tetap Solid dan Dipercaya Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 19:17 WIB

AGUS FLORES KETUM FAST RESPON COUNTER POLRI NUSANTARA BONGKAR ANGGOTA FRN PASIF DAN TIDAK LOYAL TERHADAP KAPOLRI: KTA KADALUWARSA TAK DIPERPANJANG, DUGAAN PEMALSUAN TANDA TANGAN JADI SOROTAN!

Kamis, 5 November 2026 - 11:19 WIB

CALON PENGACARA LSP ANGKAT BICARA: “SILAKAN PROSES, KAMI SIAP LAKUKAN PEMBELAAN DI PENGADILAN!”

Berita Terbaru