Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia

TRIBUN PASE

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 23:02 WIB

5093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Aliansi Mahasiswa Suci Bergerak memeringati hari Hak Asasi Manusia Sedunia dengan Tajuk “Mengukur Komitmen Negara Dalam Menjamin Hak Asasi Manusia” berlangsung di Universitas Ekuitas Bandung pada 10 Desember 2025.

Dalam diskusi tersebut sebagai Pemantik, Presma Universitas Sali Al-Aitaam, M.Indra Widjaya, Koorsunas Ketenagakerjaan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) TM.M Nurimtihan, dan Kabag Sospol BEM Universitas Sangga Buana, Ikhdam R Fadilah.

Dari rangkaian pemaparan dan diskusi tersebut, peserta(kita) mendapatkan gambaran bahwa persoalan hak asasi manusia bukan hanya soal aturan yang tertulis, tetapi juga soal bagaimana negara menjalankan komitmennya dalam realitas sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara normatif, Indonesia memiliki perangkat hukum dan ratifikasi internasional yang cukup kuat.

Namun dalam praktiknya, masih terdapat banyak celah: lemahnya penegakan hukum, diskriminasi yang terselubung maupun terang-terangan, serta berbagai bentuk pelanggaran yang masih terjadi di tingkat struktural maupun kultural.

Pemantik juga menyoroti kondisi masyarakat dan perilaku manusia yang kadang menjadi sumber masalah. Pernyataan bahwa “manusia adalah sampah” muncul sebagai kritik keras terhadap perilaku, mentalitas, atau sistem sosial yang tidak berjalan sebagaimana mestinya,bukan untuk merendahkan martabat manusia, tetapi untuk merendahkan martabat manusia, tetapi untuk mengingatkan bahwa kerusakan sosial sering kali berawal dari kelalaian manusia itu sendiri.

Namun demikian, forum ini sepakat bahwa setiap manusia tetap memiliki martabat yang harus dihormati, dan kritik tersebut seharusnya menjadi pemicu untuk melakukan perbaikan, bukan untuk menghapus nilai kemanusiaan.

Diskusi ini juga menegaskan bahwa komitmen negara tidak boleh berhenti pada janji atau regulasi; ia harus hadir dalam tindakan nyata, kebijakan yang berpihak, serta penegakan hukum yang konsisten. Pada saat yang sama, masyarakat terutama mahasiswa, memiliki peran penting sebagai pengawas, pengkritik, dan penyeimbang agar negara tidak abai terhadap tanggung jawabnya.

Dengan bertepatan pada Hari Hak Asasi Manusia Sedunia, forum ini mengajak kita semua untuk terus menjaga kesadaran bahwa perjuangan HAM adalah perjuangan panjang yang membutuhkan keberanian moral, kejernihan berpikir, dan konsistensi dari seluruh elemen bangsa.

Sumber : Press release Aliansi Mahasiswa Suci Bergerak

Berita Terkait

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI
Sekda Aceh Bersilaturahmi dengan Praja IPDN Asal Aceh di Jatinango
Sekda Aceh Hadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor T.A. Khalid di Unpad Bandung
Korlantas Polri Kawal Ketat Pergerakan 92 Ribu Buruh Jabar ke Jakarta, Pengamanan May Day 2026 Disiapkan Matang
Resmikan Pelatihan Operator ETLE 2026, Kakorlantas: Penegakan Hukum 95% Berbasis Teknologi!
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Kajian BEM FH UNISBA“Membaca Ulang Pasal-Pasal KUHAP Yang Simpang Siur
Eks Napiter Roki Apris Dianto: Anak Jadi Target Mudah Kelompok Radikal, Peran Keluarga Harus Diperkuat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:44 WIB

Aceh Tamiang Deputy Regent Receives Sekumur Residents’ Demands Over PT Seumadam HGU

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

112 Electronic PTSL Land Certificates Handed Over to Lubuk Damar Residents, Strengthening Legal Certainty of Land Ownership

Rabu, 2 September 2026 - 17:53 WIB

When Roads Are Cut Off, Compassion Finds a Way: KITA BISA, SALAM SETARA and RELAWAN GESIT Provide Three Drinking Water Units

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:12 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Site and Installs Boundary Markers at Grand Mosque

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aceh Tamiang Land Office Moves Forward After Flood, Prepares Temporary Office to Maintain Public Services

Berita Terbaru