Rakit Terbalik, Wagub Aceh Fadhlullah Selamat saat Tinjau Lokasi Banjir di Aceh Tengah

TRIBUN PASE

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 20:52 WIB

50261 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Rombongan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah, mengalami insiden saat bertugas meninjau kawasan terdampak banjir dan longsor di Pameu, Kabupaten Aceh Tengah, Ahad (21/12/2025). Rakit darurat yang ditumpangi Wagub bersama rombongan terbalik ketika menyeberangi sungai akibat derasnya arus dan kondisi rakit yang tidak stabil. Meski sempat tercebur ke sungai, seluruh rombongan, termasuk Wakil Gubernur, berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Wagub Fadhlullah diketahui tengah melakukan kunjungan kerja ke wilayah terisolasi yang terdampak parah akibat bencana hidrometeorologi. Sejak akhir November 2025, banjir dan longsor melanda sejumlah daerah di Aceh Tengah, merusak infrastruktur jalan dan menyebabkan akses utama menuju beberapa kawasan pedalaman, termasuk Pameu, putus total.

Untuk mencapai lokasi, rombongan Wakil Gubernur dan General Manager PLN terpaksa menempuh jalur alternatif melintasi medan ekstrem berupa jalan tanah dan hutan belantara. Di titik tertentu, rombongan harus menyeberangi sungai menggunakan rakit darurat karena tidak ada jembatan permanen yang bisa dilewati. Namun, nahas, rakit yang ditumpangi justru terbalik akibat tidak mampu menahan beban dan derasnya arus sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh menyatakan, proses penyelamatan berlangsung cepat dan seluruh anggota rombongan berhasil dievakuasi dengan selamat. Usai peristiwa tersebut, rombongan tetap melanjutkan perjalanan menuju perkampungan warga terdampak banjir. Kedatangan Wakil Gubernur disambut antusias, terutama oleh anak-anak dan warga yang telah lama menanti perhatian pemerintah.

“Alhamdulillah, semua selamat. Ini adalah risiko yang harus kami hadapi ketika memastikan kondisi di lapangan. Tapi yang paling penting adalah rakyat harus tahu bahwa pemerintah hadir,” kata Fadhlullah kepada warga dalam kesempatan pertemuan terbatas di salah satu pos pengungsian di Pameu.

Pemerintah Aceh terus bergerak cepat menangani bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Selain Aceh Tengah, daerah lain seperti Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tenggara juga terdampak. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara terpisah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, air bersih, serta layanan kesehatan dapat terpenuhi.

Sementara itu, PLN dan instansi teknis lainnya tengah bahu-membahu mengupayakan pemulihan jaringan listrik di kawasan terdampak. Beberapa daerah masih mengalami pemadaman akibat trafo dan jaringan tiang listrik ambruk diterjang banjir.

Insiden terbaliknya rakit yang membawa Wakil Gubernur menjadi potret nyata betapa beratnya medan yang harus ditempuh demi menjangkau masyarakat di wilayah terisolasi. Atas dasar itu, Pemerintah Aceh menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur yang tangguh serta peningkatan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana alam yang datang secara tiba-tiba.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Aceh hingga awal tahun 2026 mendatang. Intensifikasi koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan penanganan tanggap darurat dan rehabilitasi pascabencana berjalan sesuai rencana.

Dengan kondisi geografis Aceh yang dipenuhi area pegunungan dan aliran sungai besar, penanganan bencana memerlukan perencanaan matang serta kolaborasi menyeluruh. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk hadir dan bekerja langsung di lapangan guna mempercepat pemulihan dan memastikan tidak ada warga yang terabaikan dalam proses tersebut. (*)

Berita Terkait

Didampingi Wagub Aceh, Wapres Tinjau Jembatan Lumut Dan Jembatan Kendawi
DPC Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Strengthens Organizational Integrity and Reinforces the Roles and Responsibilities of Its Management
Pengabdian kepada Masyarakat, Lapas Narkotika Langkat Memperbaiki Fasilitas Umum dari Dukungan Inkopasindo
Lapas Binjai Berbagi Lele Gratis, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Aksi Demo Jilit II, Kesal Karena Selalu Dibohongi, Puluhan Masa Jemur BH Wanita di Depan Pintu Masuk Polrestabes Medan
Urus Data Resmi Pemkab Meranti Kini Lebih Mudah, Plt. Kadis Kominfo Ajak Gunakan Layanan PPID
Bersatu Demi Masa Depan Aceh Tamiang, DPC BAI, DPD SWI, dan NPCI Gaungkan Semangat Pengembangan Olahraga
Prestasi Tak Lagi Menjamin? Polemik SPMB SMP Negeri 1 Indralaya Kembali Lagi Menjadi Tuai Sorotan Publik, Warga: Pemkab OI Jangan Tutup Mata

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Pasca Banjir Bandang Aceh Keuchik Batu Sumbang Rangkul Warga, Bersama Sama Bersihkan Kantor Keuchik Dan Lingkungan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 01:52 WIB

Patroli Dini Hari Personel Satsamapta Polres Aceh Timur Tutup Celah Kejahatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Kapolsek Banda Alam Ipda Asdy Suhendra Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Kapolsek Idi Tunong Sosialisasikan Ke Masyarakat Cegah Bahaya Karhutla

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan Dan Lahan, Kapolsek Simpang Jernih Cegah Karhutla

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Bantuan Kapolsek Banda Alam untuk Anak Disabilitas, Sebuah Pesan tentang Kepedulian

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Kapolsek Banda Alam Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anak Penderita Disabilitas Berat Di Desa Panton Rayeuk

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Jalan Sulit, Sekolah Jauh, Sinyal Terbatas: Potret Perjuangan Warga Pedalaman Simpang Jernih Aceh Timur

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Kapolsek Bandar Tegaskan Hukuman Bagi Pembakaran Hutan Dan Lahan

Minggu, 30 Agu 2026 - 11:09 WIB