Warga Demo Tuntut Perbaikan Data dan Transparansi Bantuan Banjir di Kota Langsa

AGUS SURIADI

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 00:02 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Korban Banjir Kota Langsa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Langsa dan Kejaksaan Negeri Langsa, Kamis (2/4/2026), menuntut perbaikan pendataan serta percepatan dan transparansi penyaluran bantuan banjir.

Aksi yang didominasi ibu-ibu tersebut menilai penanganan bantuan oleh tim satuan tugas (satgas) masih bermasalah dan berjalan lamban, khususnya dalam hal pendataan dan distribusi.

Koordinator aksi, Haprizal Roji, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah persoalan, seperti data penerima bantuan yang dinilai tidak akurat, tumpang tindih, serta pembagian bantuan yang dianggap tidak merata.

“Data ini jika tidak diperbaiki akan berpotensi menimbulkan konflik horizontal di masyarakat. Kami meminta agar data diperbaiki sehingga bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar bantuan banjir dapat disalurkan secara adil tanpa diskriminasi kepada seluruh korban terdampak.

Selain itu, massa aksi meminta Kejaksaan Negeri Langsa untuk menyelidiki proses pendataan dan penyaluran bantuan yang diduga bermasalah.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Langsa sekaligus Ketua Tim Satgas, Suhartini, mengatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pusat.

Namun, ia menegaskan bahwa pembagian bantuan secara merata tidak dapat dilakukan karena bertentangan dengan sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan BNPB Nomor 5 Tahun 2017, Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8-168 Tahun 2026, serta petunjuk pelaksanaan terkait.

“Penyaluran bantuan harus berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, bukan dibagi secara merata,” kata Suhartini.

Ia menambahkan, apabila ditemukan kesalahan atau manipulasi data dalam proses pendataan maupun penyaluran bantuan, pihaknya akan menyerahkannya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, Pemerintah Kota Langsa masih melakukan pendataan korban bencana hidrometeorologi tahap II yang mencakup sebanyak 38.013 kepala keluarga.

Sementara itu, pihak Kejaksaan Negeri Langsa melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Hendra Salfina dan Kepala Seksi Intelijen Fadli Setiawan menyatakan siap menindaklanjuti laporan masyarakat apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

“Kami siap melakukan langkah hukum apabila ditemukan perbuatan melawan hukum yang didukung bukti yang kuat,” ujarnya.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

JEMI RHOMA RESMI DITETAPKAN SEBAGAI BAKAL CALON GEUCHIK GAMPONG JAWA PERIODE 2026–2032
Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Langsa Berhasil Ungkap Kasus 3 Kg Sabu
Sidak RSUD Kota Langsa, Sekda Nasir: Bangun Komunikasi Dan Edukasi Pasien
Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat Di Masyarakat
Sekretaris Satpol PP Langsa, Tarmizi Ancam Wartawan Minta Berita Dicabut dalam 1×24 Jam : YARA Langsa Minta Walikota Copot Tarmizi
Pemko Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI
‎Diduga Bantuan Meugang Miliaran Rupiah Tak Disalurkan, Dana Rakyat Langsa Justru Terblokir di Bank
Diduga Bantuan Lebaran 1447 H untuk Warga Langsa Tak Disalurkan, Ketua YARA Desak Kadis Dicopot Dan Kejari Harus Bertindak

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 22:29 WIB

‎”Kagura” Dibalik Aroma Limbah, Dapur MBG Buket Rata Belum Kantongi SLHS?

Senin, 15 Juni 2026 - 20:59 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab Aceh Utara Gelar Pawai Ta’aruf dan Bazar Makanan Gratis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:17 WIB

Putra Pantai Laweung Aceh Pidie Pimpin “KUPI”

Senin, 15 Juni 2026 - 15:48 WIB

Aroma Limbah Menyengat dari Dapur MBG di Buket Rata: Antara Gizi dan Sanitasi?

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:44 WIB

‎Pasca Banjir Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Pasien Stroke di Aceh Utara Terpaksa Dievakuasi Pakai Rakit

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:48 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang dan DPD SWI Aceh Tamiang Tekankan Pentingnya Keterbukaan Informasi Publik untuk Memajukan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:42 WIB

Babak Baru Usai Pilchiksung Meunasah Asan: Geuchik Terpilih Diduga Gunakan Ijazah Palsu Saat Pencalonan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:57 WIB

Lubang Galian Drainase di Aceh Utara Ancam Nyawa, YARA Soroti Pelanggaran KIP dan Kelalaian Kontraktor

Berita Terbaru

BANDA ACEH

KKI 2026 Bernuansa Aceh, Kak Na Apresiasi Bank Indonesia

Senin, 15 Jun 2026 - 21:31 WIB

Foto: Istimewa

ACEH

Putra Pantai Laweung Aceh Pidie Pimpin “KUPI”

Senin, 15 Jun 2026 - 16:17 WIB