Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan 5.947 KK untuk Perbaikan Rumah Tahap 2

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 18:09 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Prokopim: Pemerintah kembali menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah tahap II kepada 5.947 KK kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa, (21/4/26).

 

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Pratikno didampingi Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah  dan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. Drs. Armia Pahmi, MH di berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang.

 

Bantuan ini difokuskan kepada empat kecamatan yang mengalami dampak paling signifikan akibat bencana, yakni Bandar Pusaka, Bendahara, Karang Baru, dan Rantau. Dengan  rincian Rumah Rusak ringan 2.236 unit, Rumah rusak sedang 1.722 unit dan Rusak berat 1.889 unit. Dengan total sebesar Rp. 86.700.0009.000, keseluruhan dana sudah ditransfer oleh BNPB.

 

“Bantuan stimulan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam upaya pemulihan kehidupan warga pasca bencana serta komitmen Pemerintah Pusat dalam memastikan hak-hak korban bencana dapat tersalurkan dengan tuntas dan berkelanjutan,” tutur Bupati Armia dalam sambutan.

 

Kepada penerima manfaat, Bupati Armia berpesan kiranya bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk memperbaiki rumah yang rusak, meskipun ia menyadari sepenuhnya bantuan ini mungkin tidak bisa mengganti seluruh kerusakan, namun semoga dapat meringankan beban.

 

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan teknis agar penyaluran bantuan ini berjalan transparan, tepat sasaran, dan tepat manfaat sesuai regulasi yang berlaku,” tegasnya.

 

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Pratikno menyebutkan bahwa bantuan ini bersifat stimulan. Artinya bantuan ini bertujuan mendorong percepatan agar kehidupan keluarga kembali normal dan pemulihan sosial ekonomi dapat berlangsung.

 

“Kita semua berupaya bukan hanya mengembalikan keadaan seperti sedia kala, namun kita semua bahkan berusaha membangun kehidupan yang lebih baik,” terang Menko PMK.

 

Bertepatan dengan hari kartini yang bersemboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Menko PMK berharap semoga kegelapan yang dihadapi masyarakat Aceh Tamiang saat bencana dapat kembali terang, normal dan bangkit kembali.

 

Mendagri, Tito Karnavian selaku Ketua Satgas menegaskan tidak mungkin adanya upaya memperlambat penyaluran bantuan. Dalam proses penyalurannya menggunakan sistem pendataan bertahap.

 

“Kita tidak menunggu semua data selesai, namun data yang cepat diberikan untuk dilakukan verifikasi oleh BPS dan Capil akan mendapatkan giliran terlebih dahulu,” ucap Tito.

 

Artinya, data yang keluar terlebih dahulu adalah data yang sudah clear and clean dalam proses pendataan.

 

Secara terpisah, penyerahan bantuan ini juga dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara secara daring (online). Proses penyerahan bantuan di Tapanuli Tengah merupakan proses penyaluran tahap I baik bantuan stimulan perbaikan rumah maupun Dana Tunggu Hunian (DTH).

 

Hadir secara daring di Tapteng Kepala BNPB RI dan Wakil Bupati Tapteng.(Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

Dandim 0117/Aceh Tamiang Receives Courtesy Visit from DPC BAI Aceh Tamiang, Strengthening Synergy for Post-Flood Community Recovery
Dandim 0117/ATAM Terima Audiensi DPC BAI Aceh Tamiang, Perkuat Sinergi untuk Kepentingan Masyarakat Pasca Bencana Banjir Hidrometeorologi
Bupati Aceh Tamiang Menyambut Silahturahmi Gabungan Anak Tangsi (GATANG) Asrama Polisi Kualasimpang Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
DPC BAI Aceh Tamiang Conveys the Meaning of Pancasila Day for Flood-Affected Communities
DPC BAI Aceh Tamiang Sampaikan Makna Hari Lahir Pancasila bagi Masyarakat Pasca Banjir
DPC of the Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Responds to Controversy Over Aceh Education Head’s Statement on Journalists and NGOs
DPC Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh Tamiang Tanggapi Kisruh Pernyataan Kadisdik Aceh Soal Wartawan dan LSM

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:24 WIB

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Isu Propam Turun ke Pontianak Ditepis, Agus Flores: Informasi Simpang Siur Menjurus Hoaks

Senin, 8 Juni 2026 - 10:43 WIB

Fokus Peringatan Hari Bhayangkara, Korlantas Polri Resmi Tunda Operasi Patuh 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 09:45 WIB

PW-FRN Counter Polri Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-51 Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edizzon Izir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:28 WIB

Habiburokhman Dukung BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia Di Bali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:21 WIB

Mantan Wakabadan BGN SS Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi dan Jual Beli Titik SPPG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi Dari Rusia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:58 WIB

BNN Tangkap 2 WN Rusia di Bali, 7 Kg Narkotika Hashish Disita

Berita Terbaru