Aceh Tamiang, Indonesia – Di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi dunia pendidikan, komunikasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Semangat itulah yang mewarnai silaturahmi antara Dewan Pimpinan Cabang Badan Advokasi Indonesia (DPC BAI) Aceh Tamiang, Ketua Syamsul, Bendahara, Muhammad Zulzain, S.E., Kabid Hukum dan HAM, Satria Maimun Syah, S.H., Kabid Investigasi, Juliar, dengan Kepala Sekolah SD Negeri 2 Alur Selebu, Sri Ratnawati, S.Pd., di Sekolah SDN 2 Alur Selebu, Kecamatan Kejuruan Muda pada Kamis, ( 16/7/2026).
Pertemuan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan tersebut menjadi ruang bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dunia pendidikan, mulai dari pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, hingga perlunya membangun tata kelola sekolah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPC BAI Aceh Tamiang, Syamsul, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, berkualitas, dan berintegritas.
“BAI hadir bukan semata-mata sebagai lembaga advokasi, tetapi juga sebagai mitra strategis yang siap memberikan masukan konstruktif demi kemajuan dunia pendidikan. Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui dialog yang baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dibahas pentingnya menjaga transparansi dalam pengelolaan program-program pendidikan agar setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.
Kepala SD Negeri 2 Alur Selebu, Sri Ratnawati, menyambut baik kunjungan DPC BAI Aceh Tamiang dan merasa senang dapat bertukar pikiran untuk turut mewujudkan generasi siswa yang berpotensi.
“Sinergi antara sekolah dan berbagai elemen masyarakat merupakan modal penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik,” ujar Sri.
Diskusi berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Berbagai gagasan mengenai peningkatan mutu pendidikan, penguatan peran guru, keterlibatan orang tua, serta pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan pendidikan menjadi fokus pembahasan.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara DPC BAI Aceh Tamiang dan SD Negeri 2 Alur Selebu dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan komunikasi yang baik, semangat gotong royong, dan komitmen bersama, dunia pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
(Saut Simanjuntak)





























