Krisis Kepercayaan di SDN 3 Tanah Luas: Saat Sekolah Ditinggalkan Wali Murid

Fadly P.B

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:27 WIB

5082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Aceh Utara – Gerbang SDN 3 Tanah Luas di Gampong Matang Ben, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, tetap berdiri tegak. Namun, di baliknya, denyut sekolah dasar tersebut kian melemah.

‎Selama beberapa tahun terakhir, jumlah murid baru yang mendaftar terus merosot, menciptakan kekhawatiran akan masa depan salah satu pilar pendidikan dasar di wilayah tersebut.

‎Fenomena ini bukan sekadar angka statistik. Penelusuran di lapangan menunjukkan adanya jurang komunikasi antara pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Sejumlah wali murid mengungkapkan kegelisahan mereka terkait kualitas layanan pendidikan yang dianggap stagnan.

‎“ Kami mencari sekolah yang punya program unggulan. Di sini, proses belajar-mengajar terkesan berjalan apa adanya, tanpa ada inovasi yang menonjol,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Literasi yang Terabaikan

‎Kritik tajam diarahkan pada minimnya implementasi kebijakan pendidikan nasional di sekolah tersebut. Salah satu yang disoroti adalah pengembangan budaya literasi melalui pojok baca. Bagi wali murid, fasilitas ini bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan instrumen kunci untuk meningkatkan minat baca dan daya saing siswa.

‎Anggapan bahwa sekolah kurang berbobot ini membuat banyak orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke tempat lain, meski harus menempuh jarak yang lebih jauh. “Kepercayaan adalah mata uang utama dalam pendidikan. Jika sekolah tidak bisa menunjukkan nilai tambah, masyarakat akan mencari alternatif,” kata warga setempat.

Tantangan Kepemimpinan

‎Dinamika ini meletakkan beban berat di pundak kepala sekolah. Sebagai nakhoda satuan pendidikan, kepala sekolah memegang kendali atas manajemen, pembinaan tenaga pendidik, hingga strategi inovasi sekolah.

‎Menurunnya jumlah peserta didik sering kali menjadi indikator lemahnya manajemen dalam merespons kebutuhan zaman yang menuntut penguatan numerasi, literasi, dan karakter.

‎Publik kini menanti peran aktif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara untuk turun tangan. Evaluasi mendalam diperlukan, tidak hanya untuk memetakan masalah, tetapi juga untuk memberikan pendampingan strategis agar kualitas pendidikan di pelosok Aceh Utara merata dan tidak tertinggal.

Janji Perbaikan

‎Dikonfirmasi pada Senin, 20 Juli 2026, Kepala Sekolah SDN 3 Tanah Luas merespons kritik tersebut dengan singkat. Ia menyadari tantangan yang ada dan menyatakan komitmennya untuk berbenah.

‎“Saya selaku kepala sekolah akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan mutu SDN 3 Tanah Luas,” ujarnya.

‎Pada akhirnya, setiap bangku kosong di ruang kelas SDN 3 Tanah Luas adalah pengingat akan pentingnya urgensi pembenahan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, dan bagi warga Gampong Matang Ben, harapan itu kini diletakkan sepenuhnya pada pundak manajemen sekolah untuk membuktikan bahwa sekolah dasar negeri pun mampu bersaing dan layak menjadi pilihan utama bagi masa depan anak-anak mereka.

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan Internal, Kapolres Aceh Utara Periksa Inventaris Senjata Api
YARA Apresiasi Polres Aceh Barat: Raih Peringkat II Penyelesaian Perkara Terbaik Polda Aceh
DPC BAI Aceh Tamiang Raises Concerns Over Alleged Emergence of LGBT Activities, Urges Government and Law Enforcement to Promote Guidance and Enforce the Law
DPC BAI Aceh Tamiang Soroti Dugaan Munculnya Aktivitas LGBT, Minta Pemerintah dan Aparat Lakukan Pembinaan serta Penegakan Hukum Sesuai Ketentuan
Silaturahmi Penuh Makna, DPC BAI Aceh Tamiang dan Kepala Sekolah SDN 2 Alur Selebu Bahas Masa Depan Pendidikan
‎​”Kamu Siapa?” vs “Kami Terbuka”: Antara Sikap Kapus di Lapangan dan Manisnya Kalimat di Atas Kertas
Legislator PDI-P Jamaluddin Idham Kembali Salurkan 7.500 Bibit Produktif untuk Kelompok Tani di Aceh
Meaningful Gathering: DPC BAI Aceh Tamiang and Principal of SDN 2 Alur Selubu Discuss the Future of Education

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:12 WIB

Komisi III DPR RI DPR Skakmat Hotman Paris, Asas Kesetaraan Hukum Berlaku Tanpa Pandang Bulu

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:16 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Highlights 2026 School Revitalization Assistance Program, Warns of Potential Budget Irregularities

Senin, 13 Juli 2026 - 20:20 WIB

Soliditas TNI-Polri Pilar Utama Kedaulatan, Kapolri Sambangi Mabes TNI Tegaskan Sinergitas Harga Mati

Senin, 13 Juli 2026 - 20:13 WIB

Sinergi Penegak Hukum, Kapolri Tegaskan Hubungan Polri-Kejagung Sangat Baik: Tidak Ada Masalah!

Senin, 13 Juli 2026 - 15:54 WIB

GP Al Washliyah DKI Jakarta Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:59 WIB

Aksi 16 Juli di Bareskrim Polri, Astacita Merah Putih Center Desak Kasus Eks Jampidsus Ditangani Polisi, Bukan Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:09 WIB

Boyamin Apresiasi Langkah Prabowo Redam Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:07 WIB

Eggi Sudjana Bangga dengan Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru