Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia dibantu TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) atas keberhasilan menekan luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan, luasan lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah tahun ini berhasil ditekan hingga sekitar 7.000 hektare. Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang juga menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2015, luasan lahan terbakar di Kalteng tercatat lebih dari 500.000 hektare. Kemudian pada 2019 mencapai hampir 317.000 hektare, sedangkan pada 2023 tercatat hampir 165.000 hektare lahan terbakar.

“Presiden menilai penurunan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh unsur dalam penangan karhutla,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (23/8/2026).

Kapolda menyampaikan, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga para relawan.

“Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur, termasuk Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang telah bekerja siang dan malam. Ini merupakan bukti negara hadir untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap,” ungkap Irjen Pol Iwan.

Operasi tersebut memprioritaskan lima wilayah yang dinilai rawan karhutla, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kapuas.

Dalam pelaksanaan penanganan di lapangan, salah satu titik karhutla yang berada di kawasan hutan rawa dan perkebunan masyarakat memiliki luasan terbakar mencapai 32,5 hektare. Dari luasan tersebut, sebanyak 26,4 hektare berhasil dipadamkan berkat kerja sama dan respons cepat personel gabungan.

“Untuk mendukung percepatan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para relawan dikerahkan ke lokasi. Selain mengerahkan personel, berbagai peralatan pemadaman yang dimiliki turut diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya,” imbuhnya.

Menurut Kapolda, dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat, khususnya untuk mengatasi kendala ketersediaan air di wilayah yang rawan karhutla.

“Presiden juga telah menyalurkan bantuan hampir 1.000 unit sumur bor dan alkon serta pemenuhan kebutuhan di lapangan, seperti helikopter water bombing, pompa air, mobil tangki, mobil pemadam, alat berat, flexible tank, dan sarana pendukung lainnya untuk mengatasi kendala air di lokasi gambut, sekaligus memastikan pemadaman dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menjangkau seluruh titik rawan,” terang Kapolda.

Di akhir kesempatan, Kapolda Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti arahan Presiden serta memperkuat sinergitas seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

“Kami akan terus bekerja maksimal dan memperkuat sinergi di lapangan agar Kalimantan Tengah semakin aman dan terbebas dari ancaman asap akibat karhutla,” pungkasnya.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama
Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Penyelundupan Emas Hasil Tambang Ilegal ke Dubai
NYAWA TAK ADA CADANGAN!” Agus Flores Instruksikan Wartawan Fast Respon Se-Indonesia Kawal Edukasi Tertib Lalu Lintas
Jadi Role Model Nasional Layanan Transportasi Publik Gratis, Mualem Raih Transportasi Indonesia Award 2026
Bahas Pemulihan Sawah dan Kebun dengan Mentan, Gubernur Mualem: Kami Butuh Dukungan Pak Menteri
DPC BAI Aceh Tamiang Tegaskan Kedudukan Organisasi dan Jabatan Ketua
ATR/BPN Aceh Tamiang Terima Kunjungan DPC BAI Aceh Tamiang: Kekompakan dan Sinergi dalam Mendukung Pembangunan Pascabencana
ATR/BPN Aceh Tamiang Receives Visit from DPC BAI Aceh Tamiang: Strengthening Unity and Synergy to Support Post-Disaster Recovery

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Kapolsek Simpang Jernih Hadir Di Tengah Masyarakat Dalam Momen Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Gampong Pante Kera

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:14 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silahturahmi ke Bagian Hukum Pemkab: Bahas Penguatan Posbankum dan Kapasitas Paralegal 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:05 WIB

84 KK Penerima Bansos Warga Simpang Jernih Masuk Daftar Exclude karena Judi Online, Dinsos Ungkap Cara Klarifikasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Warga Simpang Jernih Keluhkan Jalan Berlubang Dan Minta Bupati Segera Memperbaikinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Bupati Al-farlaky Resmi Salurkan Bantuan Pangan Beras Periode Juli-September 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:10 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Dampingi Penyelesaian Konflik SMPN 2 Kejuruan Muda, Berujung Damai dan Temukan Solusi Pendidikan bagi Tiara

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:57 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Assists in Resolving SMPN 2 Kejuruan Muda Conflict, Reaches Peaceful Settlement and Secures Educational Solution for Tiara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Polsek Banda Alam Dampingi Penyaluran Bantuan Kursi Roda Dan Sembako Untuk Warga Disabilitas

Berita Terbaru