ALA Kembali Diperjuangkan, Tokoh Gayo Berkumpul di Linge Land

TRIBUN PASE

- Redaksi

Sabtu, 29 Maret 2025 - 00:25 WIB

50151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Semenjak isu pemekaran Aceh Leuser Antara (ALA) kembali di perbincangkan Kepengurusan Komite Pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3ALA) pusat dan daerah bersama tokoh gayo hari ini bertemu di Hotel Linge Land Aceh Tengah, 28 Maret 2025.

Hadir Beberapa tokoh gayo Muklis Gayo, Zam Zam Mubarak, Tgk. Irwan Syah Martis, Perwakilan Mahasiswa dan Ketua Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3 ALA) Pusat Rahmat salam dan beberapa pengurus KP3ALA dari Kabupaten.

Rahmat Salam dalam konferensi pers nya mengatakan walaupun sebelumnya tahap pengajuan Provinsi Ala ini sudah di tahap Akhir di rancangan UU Pemekaran hari kami kembali akan berjuang bersama Masyarakt dari 6 Kabuapaten Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues Bener Meriah, Aceh Singkil dan Subusalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

“Komitmen kami tetap mekar dari Provinsi Aceh, perjuangan ALA ini bukan lah sesuatu perbuatan yang melanggar dan ini merupakan perintah Undang Undnag”, ujar Rahmat Salam.

Dia melanjutkan, setelah pertemuan ini akan diadakan kembali melakukan pertemuan akbar yang akan di hadiri oleh perwakilan dari 6 Kabupaten Kota yang ada di Wialayah ALA, “Insya Allah setelah Lebaran setelah kita berkoordinasi dengan para Bupati, kita Rencanakan di Gayo Lues”, jelasnya.

Pemekaran ini adalah cita-cita bersama Masyarakt gayo dan masyarakat yang ada si enam kabupaten ini. “Insya Allah kami tetap berjuang memperjuangakan pemekaran ini,”ucapnya.

“Provinsi Aceh jangan alergi soal pemekaran ini, pemekaran ini adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak dengan pemekaran ini kita menginginkan adanya pembangunan secara merata Aceh akan tetap seperti biasa kami hanya meningkatkan pembangunan dengan pemerintahan secara kusus di wilayah tengah, tengara, singkil dan Subusalam,,” kata Rahmad.

Sementara itu, Zam zam Mubarak mengatakan pihaknya sudah melengakapi Administrasi pengajuan pemekaran ini dengan dua metode Top-down dan bottom-up dengan segala upaya akan terus kita perjuangkan cita cita bersama ini.

Tokoh budayawan sekaligus sejarah gayo, Mukhlis gayo mengatakan selain meperjuangkan keadilan bagi seluruh Masyarakat di Wilayah Ala ini merupakan untuk memperjuangkan dan mempertahankan identitas gayo secara menyeluruh.

“Gayo punya sejarah dan budaya sendiri kita harus mandiri dan membangun wilayah kita secara bersama-sama kita telah jauh tertinggal dengan wialayah lain dan ini saat kita memperjuangakan hak hak kita sebagai indentitas pribumi asli”, sebutnya.

Terakhir, Rahmat Salam berharap untuk semua lapisan masyarakat agar selalu mendo’akan dan mendukung perjuangan pemekaran ini. “Penjuangan kita adalah sebuah pesiapan kita menuju Indonesia emas,”pungkasnya.

Berita Terkait

Lembah Haji Diguncang Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta, APH Diminta Usut Seluruh Pihak yang Terlibat
Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara
Jejak Dana BOK di Rekening Staf Bikin Geger, Aparat Diminta Telusuri Pengelolaan Anggaran Puskesmas Lawe Dua
Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe
Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:44 WIB

Aceh Tamiang Deputy Regent Receives Sekumur Residents’ Demands Over PT Seumadam HGU

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

112 Electronic PTSL Land Certificates Handed Over to Lubuk Damar Residents, Strengthening Legal Certainty of Land Ownership

Rabu, 2 September 2026 - 17:53 WIB

When Roads Are Cut Off, Compassion Finds a Way: KITA BISA, SALAM SETARA and RELAWAN GESIT Provide Three Drinking Water Units

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:12 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Site and Installs Boundary Markers at Grand Mosque

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Aceh Tamiang Land Office Moves Forward After Flood, Prepares Temporary Office to Maintain Public Services

Berita Terbaru