Diduga Beberapa Kapolda Dianggap Slowrespon bahkan Blokir Nomor Wartawan, Berkhianat Dengan Program Kapolri

AGUS SURIADI

- Redaksi

Sabtu, 3 Mei 2025 - 20:35 WIB

50280 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Conter Opini Polri (FRN), Agus Flores, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Kapolri yang pro-rakyat, dibuktikan dengan ketegasannya jika Oknum Polisi Merusak Citra Polri.

” Ghosting , Blok Nomor , Aduan Masyarakat ditanggapi serius utamanya pencemaran lingkungan harus ditanggapi serius, kalau ngak serius , saya turun tangan,” tegasnya.

Aguspun Menyoroti, tidak semua Pesan Pesan Kapolri Tidak ditanggapi Para PJU, nanti ramai baru ditanggapi.

” Misalnya Kehebohan Tambang Ilegal di Parigi Mautong Sulteng, akibat tercemarnya air Sawah Jadi Rusak, Sungai Jadi Kotor dan Penyakit kulit, ternyata tidak ditanggapi serius ketika dikonfirmasi, ” tegas agus.

“Kami mendukung penuh arahan Kapolri: dilarang ghosting, dilarang memperkaya diri, harus tegas terhadap narkoba dan kejahatan lingkungan. Namun, kenyataannya, ‘masuk kanan keluar kiri’ masih terjadi,” ungkap Agus Flores. Sabtu (3/5)

Lanjut Agus bahwa Kapolri telah berupaya keras membersihkan institusi, tetapi ada oknum yang terus mengotorinya, dan ini terjadi berulang kali.

” Ibarat Kita Menyapu Sudah Bersih, Dikotorin lagi, dibersihin dan dikotorin lagi, dan gitu gitu Terus,” ujanya

Agus Flores juga menyoroti adanya upaya menghambat komunikasi antara wartawan dan kepolisian.

” Ada Beberapa Kapolda, PJU Di Mabes Polri dan Kapolres, Dianggap Ghosting Memblokir nomor saya , sehingga Ada praktik blokir nomor wartawan, bahkan slow response terhadap keluhan masyarakat. Ini tidak dapat dibiarkan,” tegasnya.

Sehingga Agus mengatakan tidak akan setengah-setengah dalam membantu Kapolri.

” Jika saya ‘gass’, saya akan ‘gass’ sepenuhnya, demi mewujudkan Polri yang benar-benar dicintai rakyat. Hilangkan ego karena seragam cokelat,” lanjutnya.

Sehingga Menurut Agus “Ada upaya-upaya untuk menjatuhkan Kapolri, tetapi selama saya ada, itu tidak akan mudah. Saya berjuang agar Polri dicintai rakyat, dan itu berarti keluhan masyarakat harus ditanggapi dengan serius dan cepat.”

Agus Flores menekankan pentingnya responsibilitas dan transparansi dalam penanganan keluhan masyarakat, khususnya terkait isu-isu krusial seperti pencemaran lingkungan akibat pertambangan. Ia mendesak tindakan tegas dari pihak berwenang untuk mengatasi masalah tersebut dan memastikan keadilan bagi masyarakat yang terdampak.

{Pimred}

Berita Terkait

Ikut Kembangkan Pendidikan Aceh, Mualem Ucapkan Terimakasih kepada Arab Saudi
Gubernur Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadiri Peluncuran InnoFood 2026: Dorong Petani Berdaya melalui Inovasi
Generasi Muda Diminta Adaptif dan Kritis Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan
Sorotan Terhadap Dana SWDKLLJ, Ketua Umum Fast Respon Dorong Transparansi
Analisa Pengacara: Presiden Prabowo Subianto Dinilai Percaya Kapolri Listyo Sigit Prabowo Jaga Stabilitas Nasional
Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Kiprah Ketum PW-FRN Agus Flores Di Pusaran Polri: Jembatan Komunikasi Masyarakat Dan Penuntas Kasus Tambang Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:48 WIB

Peringati Hari Posyandu Nasional di Langkahan, Ketum Posyandu Sosialisasi 6 SPM

Rabu, 29 April 2026 - 16:36 WIB

Ketum Posyandu: Dari Langkahan, Kita Gaungkan Hari Posyandu ke Seluruh Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 17:37 WIB

Janji Manis di Lubang Jalan: Menagih Tanggung Jawab PT PGE di Aceh Utara

Senin, 27 April 2026 - 14:06 WIB

Aroma Amis di Tambak Aceh Utara: Jejak Rp7,5 Miliar di Balik SiRUP Yang Senyap

Minggu, 26 April 2026 - 23:30 WIB

Tiga Bayi Kembar Perempuan Lahir Selamat di RSUD Cut Meutia, Ibu Alami Hipertensi Saat Kehamilan

Minggu, 26 April 2026 - 20:04 WIB

Geuchik Ulee Glee Siap Dampingi Anak Yatim Dan Miskin Masuk Pesantren Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 20:10 WIB

Seusama Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Balai Pengajian di Dayah Malem Diwa.

Sabtu, 25 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia Di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

Berita Terbaru