Janji Manis di Lubang Jalan: Menagih Tanggung Jawab PT PGE di Aceh Utara

Fadly P.B

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 17:37 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Deru mesin industri di Blok B Aceh Utara rupanya tak seirama dengan mulusnya akses jalan bagi warga sekitar. Hingga pengujung April 2026, urusan infrastruktur di wilayah operasional PT Pema Global Energi (PGE) masih menjadi rapor merah di mata masyarakat setempat.

‎Sorotan tajam tertuju pada kerusakan gorong-gorong yang ambruk diterjang banjir sejak 2025 silam. Bukannya diperbaiki, lubang menganga di ruas jalan vital tersebut kini menjadi monumen janji yang tak kunjung tunai.

Ironi Anak Perusahaan Daerah

‎Kekecewaan warga bukan tanpa alasan. PT PGE merupakan anak perusahaan dari PT Pembangunan Aceh (PEMA), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah Pemerintah Aceh. Sebagai entitas “milik rakyat Aceh”, perusahaan ini diharapkan memiliki sensitivitas sosial yang lebih tinggi dibanding pendahulunya.

‎Namun, realita di lapangan justru berkata sebaliknya. Sejumlah warga bahkan mulai membandingkan pengelolaan Blok B saat ini dengan masa lalu.

‎“Ada kesan bahwa perhatian terhadap lingkungan justru menurun sejak dikelola oleh perusahaan daerah. Padahal, ekspektasi kami sebaliknya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Akses Vital yang Terabaikan

‎Geusyik (Kepala Desa) Gampong Rayeuk Meunje, Fauzan, menegaskan bahwa jalan tersebut adalah urat nadi ekonomi, pendidikan, dan sosial bagi warganya. Ia menilai sikap diam perusahaan telah melampaui batas kewajaran.

‎”Kerusakan jalan ini bukan persoalan kecil. Jika terus dibiarkan, sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan bahkan korban jiwa. Kami meminta pihak perusahaan segera mengambil langkah nyata,” tegas Fauzan kepada awak media.

‎Fauzan membeberkan beberapa poin krusial terkait kebuntuan ini:

‎Janji Palsu: Perusahaan sempat memublikasikan komitmen perbaikan di media daring beberapa bulan lalu, namun nihil realisasi.

‎Komunikasi Mampet: Upaya koordinasi yang dilayangkan pihak pemerintah gampong diklaim tidak mendapat respons balik dari manajemen PT PGE.

‎Ancaman Swadaya: Jika perusahaan tetap abai, warga mengancam akan melakukan perbaikan secara gotong royong sebagai bentuk protes sekaligus solusi darurat demi keselamatan publik.

Menanti Itikad Baik

‎Bagi masyarakat Rayeuk Meunje, kehadiran investasi migas seharusnya linier dengan peningkatan kualitas hidup lingkungan sekitar. Prinsip Corporate Social Responsibility (CSR) semestinya bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk mitigasi dampak operasional perusahaan.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak manajemen PT PGE untuk mengonfirmasi kendala teknis maupun administratif yang menyebabkan tertundanya perbaikan infrastruktur tersebut.

‎Sikap diam perusahaan di tengah risiko keselamatan publik kian memperlebar jarak antara korporasi dan masyarakat. Kini, bola panas ada di tangan PT PGE: membuktikan kepeduliannya atau membiarkan citra perusahaan daerah ini terkubur bersama kerusakan jalan di Aceh Utara.

Berita Terkait

Anjangsana Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Aceh Utara Rajut Kepedulian dan Momentum Silaturahmi
Polres Aceh Utara Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran
Kejari Aceh Tamiang Terima Audiensi DPC BAI Aceh Tamiang, Bangun Harapan Baru bagi Masyarakat
Aceh Tamiang District Prosecutor’s Office Receives Courtesy Visit from BAI Aceh Tamiang, Building New Hope for the Community
Nahkoda Baru Ditjenpas Aceh: Ramdani Boy Siap Lanjutkan Pengabdian Yan Rusmanto
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemerintah Gampong Tanjong Beurunjong Gelar Dzikir dan Tausiah Bersama
Wujudkan Gampong Bersih dan Kompak, Pemerintah dan Masyarakat Keude Paya Bakong Gelar Gotong Royong
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemerintah Gampong Buket Guru Peusijuek Geuchik dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:51 WIB

Bakti Religi HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Idi Rayeuk Bersama Warga Bersihkan Masjid

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:31 WIB

HUT Bhayangkara Ke 80, Polsek Darul Ihsan Sentuh Warga Kurang Mampu Melalui Bansos

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:39 WIB

Momentum HUT Bhayangkara Ke-80, Satlantas Polres Aceh Timur Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:31 WIB

300 Paket Bansos untuk Warga, Polres Aceh Timur Tebar Kepedulian di Hari Bhayangkara Ke-80

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:36 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Timur Anjangsana ke Rumah Purnawirawan dan Warakawuri

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:00 WIB

Petugas Cek Barang Bawaan Pembesuk Tahanan di Polres Aceh Timur

Senin, 15 Juni 2026 - 10:05 WIB

Saweu Sikula, Kanit Binmas Polsek Idi Tunong Jadi Pembina Upacara

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:55 WIB

Polres Aceh Timur Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat, Perkuat Kemitraan dan Kebersamaan

Berita Terbaru