Tiga Bayi Kembar Perempuan Lahir Selamat di RSUD Cut Meutia, Ibu Alami Hipertensi Saat Kehamilan

AGUS SURIADI

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 23:30 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara |Tiga bayi kembar perempuan berhasil dilahirkan dengan selamat di RSUD Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara, melalui tindakan operasi caesar pada Minggu, 26 Mei 2026, sekitar pukul 13.30 WIB.

Ibu bayi, Ny. R (39), warga Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, sebelumnya datang ke rumah sakit dengan kondisi kehamilan berisiko.

Ia mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) serta keluhan air ketuban yang mulai merembes, sementara usia kehamilan hampir cukup bulan.

Setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di ruang Obstetri dan Ginekologi RSUD Cut Meutia, kondisi Ny. R dinyatakan stabil dan tim medis memutuskan untuk melakukan tindakan operasi caesar (sectio caesarea).

Proses persalinan dipimpin oleh dr. Iskandar, Sp.OG, selaku dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dengan dukungan dr. Anna Milizia, Sp.An sebagai dokter anestesi, serta tim medis di ruang Bedah Central.

Dari tindakan tersebut, lahir tiga bayi perempuan dengan berat masing-masing 1,7 kilogram, 1,6 kilogram, dan 1,9 kilogram. Ketiganya dalam kondisi selamat, namun masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan dokter spesialis anak di RSUD Cut Meutia.

Direktur RSUD Cut Meutia, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga medis dan paramedis yang terlibat dalam penanganan persalinan tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid dan profesional dalam menangani kasus kehamilan berisiko tinggi,” ujarnya.

Keberhasilan persalinan bayi kembar tiga ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi RSUD Cut Meutia dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya penanganan kasus obstetri dengan risiko tinggi di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya.

{Abuyan}

Berita Terkait

Geuchik Ulee Glee Siap Dampingi Anak Yatim Dan Miskin Masuk Pesantren Gratis
Seusama Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Balai Pengajian di Dayah Malem Diwa.
Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia Di Aceh Utara Masih Menunggu Janji
Modal Rp 50 Juta, Geuchik Meunye Tujoh ‘Suntik’ Semangat Petani Lewat Pipa Irigasi
Pendidikan Gratis untuk Anak Negeri: 50 Peserta Didik dari Gampong Tanjong Dalam Siap Mendapatkan Bantuan Pendidikan
Antusias Masyarakat Di Wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur Menyambut TIM SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Mulia.
Punti Geulumpang VII: Saat Amanah Rakyat Berubah Menjadi Keangkuhan, dan Nurani Terkubur di Bawah Beton Rumah Dhuafa
Ironi Matangkuli: Saat Anggaran Desa Dipertanyakan, Camat dan Inspektorat Kompak Bungkam

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:30 WIB

Tiga Bayi Kembar Perempuan Lahir Selamat di RSUD Cut Meutia, Ibu Alami Hipertensi Saat Kehamilan

Sabtu, 25 April 2026 - 20:10 WIB

Seusama Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Balai Pengajian di Dayah Malem Diwa.

Sabtu, 25 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia Di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

Sabtu, 25 April 2026 - 15:54 WIB

Modal Rp 50 Juta, Geuchik Meunye Tujoh ‘Suntik’ Semangat Petani Lewat Pipa Irigasi

Sabtu, 25 April 2026 - 01:48 WIB

Pendidikan Gratis untuk Anak Negeri: 50 Peserta Didik dari Gampong Tanjong Dalam Siap Mendapatkan Bantuan Pendidikan

Rabu, 22 April 2026 - 15:49 WIB

Antusias Masyarakat Di Wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur Menyambut TIM SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Mulia.

Selasa, 21 April 2026 - 04:38 WIB

Punti Geulumpang VII: Saat Amanah Rakyat Berubah Menjadi Keangkuhan, dan Nurani Terkubur di Bawah Beton Rumah Dhuafa

Sabtu, 18 April 2026 - 21:54 WIB

Ironi Matangkuli: Saat Anggaran Desa Dipertanyakan, Camat dan Inspektorat Kompak Bungkam

Berita Terbaru