Ketimpangan Penindakan Pajak Jadi Sorotan, Feri Rusdiono Minta Pemerintah Tidak Tutup Mata

TRIBUN PASE

- Redaksi

Minggu, 8 Juni 2025 - 07:54 WIB

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harap Tidak Ada Lagi Perlakuan Istimewa, Semua Warga Negara Wajib Taat Pajak

Jakarta, Bara News – Feri Rusdiono, seorang warga negara yang dikenal patuh terhadap kewajiban perpajakan, menyerukan agar pemerintah Republik Indonesia bertindak tegas terhadap para pengemplang pajak tanpa pandang bulu. Ia menekankan bahwa keadilan dalam sistem perpajakan hanya dapat tercapai jika seluruh lapisan masyarakat, baik individu maupun korporasi, mematuhi aturan yang berlaku.

Pernyataan ini disampaikan Feri pada Sabtu, 7 Juni 2025, sebagai bentuk keprihatinan atas masih adanya ketimpangan dalam penegakan hukum perpajakan. Ia menyoroti fakta bahwa pemerintah sering kali lebih gencar menargetkan masyarakat kecil dan menengah, sementara penindakan terhadap wajib pajak besar yang menunggak masih dirasa lemah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

Dalam pernyataannya, Feri mengutip sila kelima dari Pancasila, yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, sebagai dasar moral dan hukum untuk menuntut keadilan dalam pengelolaan pajak di Indonesia.

“Keadilan dalam pajak tidak hanya berbicara soal angka, tetapi soal kepercayaan publik terhadap negara. Bila yang besar bisa lolos, maka semangat gotong royong dan keadilan sosial itu jadi omong kosong,” ujar Feri.

Jangan Ada Lagi Kasus Seperti Jusuf Hamka

Feri juga menyinggung kasus pengusaha nasional Jusuf Hamka, yang sempat ramai diberitakan karena tidak membayar pajak selama 35 tahun sebelum akhirnya mengikuti program tax amnesty. Meskipun kemudian menyatakan bahwa pajak adalah bukti cinta kepada negara, kasus tersebut menurut Feri mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan penegakan hukum perpajakan di Indonesia.

“Pemerintah harus lebih aktif dan berani. Jangan hanya menunggu orang sadar, tapi lakukan penindakan. Kalau perlu audit menyeluruh kepada mereka yang selama ini terindikasi abai membayar pajak,” tegasnya.

Pajak Adalah Bukti Kepedulian terhadap Negara

Feri menegaskan bahwa membayar pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bukti kepedulian nyata terhadap pembangunan bangsa. Dana pajak, kata dia, digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, subsidi pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

“Saya, dan banyak warga lainnya, membayar pajak tepat waktu. Tapi rasa keadilan itu tercabik saat tahu ada yang dengan bebas menghindar, bahkan seolah-olah dilindungi,” ujarnya.

Pesan Tegas untuk Pemerintah

Feri Rusdiono menutup pernyataannya dengan menyerukan agar pemerintah tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas kepada para pengemplang pajak. Ia menilai bahwa ketegasan adalah kunci untuk meningkatkan kepatuhan pajak secara menyeluruh dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Kalau tidak ada ketegasan, maka akan terus muncul persepsi bahwa hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Ini sangat berbahaya bagi keberlangsungan negara,” pungkasnya.

(Tim Redaksi  )

Berita Terkait

AGUS FLORES SENTIL TAJAM DITTIPITER BARESKRIM POLRI: PETI SULAWESI TERKESAN TAK TERSENTUH, JANGAN HANYA BERANI BERTINDAK DI JAWA DAN SUMATRA!
Kapolri Suyudi Ario Seto Diangkat sebagai Warga Kehormatan Korpasgat TNI AU, Perkuat Sinergi TNI-Polri
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Viral Video Dugaan Pesta Narkoba Di Rutan Depok, Agus Flores: Bongkar Habis, Jangan Ada yang Dilindungi!
Agus Flores Tegas: Jangan Sampai “No Viral, No Justice” Jadi Budaya, Kapolri Harus Berani Copot Pejabat yang Tak Mampu Tangani Keluhan Masyarakat
Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Presiden Akui Polri, Menurunkan Kahutla dari 500.000 jadi 7.000 Hektar

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:13 WIB

LANA Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal, Sejumlah Barang Bukti Disita

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama, Peduli Dayah Korban Banjir

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama, Peduli Dayah Korban Banjir

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Polres Nagan Raya Beberkan Modus Penipuan Mengatasnamakan Kasat Reskrim: Pejabat Polisi Tidak Pernah Minta Uang via Telepon

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:16 WIB

Kasus BBM Bersubsidi di Nagan Raya Berkembang, Dua Operator SPBU Resmi Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:32 WIB

Kapolres Nagan Raya Tegaskan Komitmen Berantas BBM Bersubsidi Ilegal, Satreskrim Tahan Satu Terduga Pelaku

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:36 WIB

‎Bantu Rafasya Bayi Bocor Jantung Nagan Raya, Jamaluddin Idham Siapkan Fasilitas Pengobatan hingga ke Jakarta

Berita Terbaru