Habib Bahar Menegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa untuk Menghindari Kerusuhan yang Merugikan

TRIBUN PASE

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 07:40 WIB

50115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Kerusuhan Demo Anarkis hingga Penjarahan yang terjadi pada tanggal 25, 28, 29, 30 & 31 Agustus di Jakarta dan beberapa daerah, diharapkan tidak akan terjadi apabila para Pejabat Pemerintahan dan DPR RI, bisa menjaga sikap dan perkataannya terhadap rakyat dan Mahasiswa.

Hal tersebut diungkapkan Habib Bahar Bin Al Smit melalui video yang beredar di medsos, Kamis (4/9).

“Saya mengajak dan menghimbau, serta menyerukan seluruh masyarakat & rakyat Indonesia, apapun agamanya, sukunya & etnisnya. Mari bersama-sama untuk mencegah demo anarkis seperti kejadian tanggal 25, 28, 29, 30 & 31 Agustus 2025 kemarin diseluruh daerah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ini menjadi pelajaran & momentum dimana semua harus bersatu untuk keutuhan bangsa Indonesia. “Bagi pejabat Pemerintah, khususnya anggota DPR RI harus hati-hati dalam bersikap dan berucap, jangan perkataannya menyinggung perasaan rakyat dan jangan sekali-kali meremehkan rakyat,” tandasnya.

Habib Bahar melihat, kejadian kerusuhan demo kemarin, yang rugi pasti bangsa & kita semua. Bagi korban yang meninggal seorang driver Ojol, Mahasiswa di Yogyakarta, serta 4 masyarakat di Makassar, semoga diampuni dosa-dosanya & bagi keluarganya yang ditinggalkan, diberikan kesabaran. Begitu juga bagi korban luka dari masyarakat, aparat Polri & TNI, segera sembuh.

Ditegaskannya, massa dalam menyampaikan aspirasi tidak boleh anarkis. Begitu juga dengan Polri dan TNI, harus Humanis dan mengawal dengan baik. Bagi pelaku demo yang anarkis dan melakukan penjarahan, aparat Polri harus mengusut dengan tuntas & menindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Mari wujudkan bersama-sama Indonesia yang aman, tentram, sejahtera. Jiwa yang Merah Putih, berdasarkan Pancasila, UUD 45 & dalam NKRI,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Dari Ikan Semah Hingga Sumber Air Warga, PETI di Sungai Penetai Merusak Sistem Kehidupan Kerinci
Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara
Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE
Buruh Makassar Suarakan Stabilitas Ekonomi dalam Peringatan May Day 2026
Momentum Idul Fitri, PDBN, PGSI dan RSINU Gandeng Bank BTN, Gelar Khitan Massal Gratis Tahap Kedua
Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf
Pelatihan Transpersonal Clinical Hypnotherapy UGM Jadi Tonggak Baru Legitimasi Ilmiah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BAI Aceh Tamiang and Reclasseering Aceh Forge Collaboration to Strengthen the Fight for Justice

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Respons Cepat Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, Perkuat Keluarga Korban Rumah Tertimpa Pohon

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan

Senin, 28 September 2026 - 18:24 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:16 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang and RAPI Build Collaboration to Support Regional Development

Sabtu, 26 September 2026 - 08:10 WIB

400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang

Sabtu, 26 September 2026 - 08:03 WIB

400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang

Berita Terbaru