Proyek “Hantu” di Krueng Baro Blang Mee? Dana Desa Rp 120 Juta Mengalir, Wujudnya Diduga Nol, Geuchik Blokir Nomor Wartawan?

AGUS SURIADI

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:40 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Dugaan penyelewengan Dana Desa kembali menyeruak. Kali ini, proyek Ketahanan Pangan tahun anggaran 2025 di Gampong Krueng Baro Blang Mee, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, senilai Rp120 juta diduga kuat fiktif.

Menurut keterangan sumber terpercaya pada Selasa (24/02/2026), anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk sektor hewani dan nabati (tanami) tersebut tidak terlihat realisasinya di lapangan.

” Kami duga kuat fiktif. Seharusnya untuk hewani dan tanami, tapi jangankan hewan ternaknya, kandangnya saja tidak ada. Begitu juga dengan sektor tanaman, hasilnya nol,” ujar sumber tersebut dengan nada kecewa.

Pejabat Desa Kompak Bungkam, Nomor Wartawan Diblokir

Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media justru menemui jalan buntu. (Geuchik) Krueng Baro Blang Mee, Muhammad Ali, diduga sengaja menghindar dari kejaran jurnalis.

Awalnya, pesan WhatsApp yang dikirimkan menunjukkan tanda centang biru (terbaca) dan foto profil yang masih terlihat. Namun, sesaat kemudian, status berubah menjadi centang satu dan foto profil menghilang, mengindikasikan adanya pemblokiran kontak terhadap wartawan.

Sikap tertutup juga ditunjukkan oleh jajaran pimpinan desa lainnya. Ketua dan Wakil Ketua Tuha Peuet, serta pengurus BUMG (Ketua dan Bendahara) kompak tidak memberikan respons hingga berita ini diturunkan.

Camat Samudera: “Katanya Beli Tanah, Tapi Akan Diaudit”

Terpisah, Camat Samudera, Ilyas, saat dihubungi pada Rabu (25/02/2026), memberikan keterangan yang cukup mengejutkan. Ia mengaku bahwa Monitoring dan Evaluasi (Monev) tahun ini terkendala musibah banjir.

Terkait isu anggaran fiktif tersebut, Ilyas menyebut ada informasi mengenai pembelian tanah. “Soal ketahanan pangan Gampong Krueng Baro Blang Mee, infonya untuk pembelian tanah, tapi nanti saya kroscek kembali,” ungkapnya.

Namun, pernyataan Camat ini justru memicu pertanyaan baru. Pasalnya, sesuai aturan, Dana Desa Tahun 2025 untuk Ketahanan Pangan wajib difokuskan pada sektor Tanami dan Hewani, dan tidak diperbolehkan untuk pengadaan tanah.

Menanti “Ketukan Palu” Inspektorat

Kasus ini kini berada di bawah pengawasan pihak berwenang. Camat Ilyas menegaskan bahwa dalam waktu dekat, Inspektorat Aceh Utara akan turun tangan melakukan pemeriksaan mendalam.
“Kita tunggu saja hasil audit dari Inspektorat,” pungkasnya.

Masyarakat kini menanti transparansi, apakah uang rakyat tersebut benar-benar dinikmati oleh petani dan peternak desa, atau justru menguap ke kantong oknum tak bertanggung jawab.

Pewarta: Fadly P.B

Berita Terkait

‎Sinergi HUT Bhayangkara ke-80: Polres Aceh Utara dan Lapas Lhoksukon Gelar Pengobatan Gratis bagi WBP
Kontradiksi SPPG di Matangkuli: Mengaku Sudah Ajukan SLHS, Faktanya Kosong di Dinkes Aceh Utara
Polemik Dapur Gizi di Desa Mee Meurah Mulia: Higienis atau Hanya Formalitas?
Jaga Warisan Leluhur: Perjuangkan Tanah Adat dan Lestarikan Cagar Budaya
Senyum 60 Anak Yatim Warnai Jumat Berkah Bersama Kapolres Lhokseumawe di Geureudong Pase
Ayahwa Bupati Tinjau Asrama IPAU, Tegaskan Komitmen Dukung Hunian Mahasiswa yang Lebih Layak
Istiqamah Menuntut Ilmu, Pemerintah Gampong Kebon Pirak Gelar Pengajian Rutin
Majelis Taklim Rutin Gampong Mampree: Pilar Penguatan Nilai Keagamaan di Paya Bakong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:57 WIB

Marlina dan Dinding Lapuk: Jeritan Rakyat Kecil di Aceh Timur Yang Tak Pernah Sampai ke Meja Pengambil Kebijakan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:05 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Polsek Darul Aman Berikan Rasa Nyaman Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Menyapa dari Dekat, Kapolsek Peureulak Timur Bangun Ruang Dialog dengan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 11:37 WIB

Jaga Distribusi BBM Tetap Aman, Personel Polsek Julok Intensifkan Patroli SPBU

Senin, 22 Juni 2026 - 11:28 WIB

Patroli Dialogis Polsek Idi Rayeuk, Upaya Preventif Menutup Celah Balap Liar

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:58 WIB

Rais Azhari Terpilih Aklamasi Pimpin PWO Aceh Periode 2026–2031, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:17 WIB

Menyambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Banda Alam Hadirkan Kepedulian Lewat Bansos

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:09 WIB

Merajut Kepedulian di Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Peureulak Barat Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga

Berita Terbaru