Pelantikan MGMP Aceh Utara, Dorong Inovasi Metode Mengajar Demi Pendidikan Berdaya Saing

AGUS SURIADI

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:47 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Pelantikan pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Aceh Utara menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri pengawas sekolah, para kepala sekolah, serta guru-guru dari berbagai satuan pendidikan.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan pendidikan daerah menegaskan bahwa pelantikan MGMP bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.

“Tema Penggunaan Metode Mengajar untuk Mutu Pendidikan yang Siap Berdaya Saing adalah panggilan sekaligus tantangan bagi kita semua untuk terus berinovasi dalam pembelajaran,” ujarnya.

Mutu Pendidikan Dimulai dari Kelas
Dalam kesempatan tersebut ditegaskan bahwa mutu pendidikan tidak hanya lahir dari kelengkapan administrasi, tetapi dari praktik pembelajaran yang hidup dan memanusiakan peserta didik.

MGMP disebut sebagai “laboratorium ide” bagi para guru untuk merancang, merefleksikan, dan menyempurnakan metode mengajar. Forum ini diharapkan mampu menjadi ruang kolaboratif untuk berbagi praktik baik serta melahirkan inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Filosofi lokal Aceh seperti Aneuk Talindong, Agama Tapeukong serta Aneuk Meutuah, Beucarong, Beumeusyuhu turut ditekankan sebagai landasan dalam membangun karakter dan kompetensi peserta didik.

Tiga Pesan Strategis untuk Pengurus MGMP
Dalam arahannya, disampaikan tiga pesan utama bagi pengurus MGMP yang baru dilantik:

1.Menjadi Pelopor Metode yang Berpihak pada Murid

Guru didorong untuk beralih dari metode ceramah satu arah menuju pembelajaran aktif, inkuiri, dan berdiferensiasi. Asesmen formatif diharapkan menjadi alat refleksi untuk mendukung perkembangan siswa, bukan sekadar instrumen penilaian.

Ditekankan pula bahwa seluruh siswa, baik di wilayah pesisir, pedalaman, maupun perkotaan Aceh Utara, harus mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan setara.

2.Menguatkan Karakter di Tengah Daya Saing Global

Daya saing pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kekuatan karakter. Integrasi nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Aceh dalam proses pembelajaran dinilai penting untuk membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia.
Peserta didik diharapkan tidak hanya unggul dalam menjawab soal, tetapi juga memiliki sikap bersyukur, semangat gotong royong, dan menjaga martabat sebagai putra-putri daerah.

3.Membangun Jejaring Kolaborasi

MGMP diminta menjadi wadah kolaborasi tanpa sekat. Melalui lesson study, diskusi rutin, dan berbagi praktik baik, para guru diharapkan mampu membangun learning community yang solid guna mewujudkan pendidikan Aceh Utara yang unggul dan berdaya saing.

Di akhir kegiatan, pengurus MGMP yang baru dilantik diharapkan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan forum MGMP sebagai ruang produktif untuk menuai gagasan serta solusi pembelajaran.

“Sekolah harus menjadi benteng terdepan pendidikan Aceh Utara yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi penegas bahwa transformasi pendidikan di Aceh Utara bertumpu pada kolaborasi, inovasi metode mengajar, serta penguatan nilai karakter dalam setiap proses pembelajaran.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

‎Sinergi HUT Bhayangkara ke-80: Polres Aceh Utara dan Lapas Lhoksukon Gelar Pengobatan Gratis bagi WBP
Kontradiksi SPPG di Matangkuli: Mengaku Sudah Ajukan SLHS, Faktanya Kosong di Dinkes Aceh Utara
Polemik Dapur Gizi di Desa Mee Meurah Mulia: Higienis atau Hanya Formalitas?
Jaga Warisan Leluhur: Perjuangkan Tanah Adat dan Lestarikan Cagar Budaya
Senyum 60 Anak Yatim Warnai Jumat Berkah Bersama Kapolres Lhokseumawe di Geureudong Pase
Ayahwa Bupati Tinjau Asrama IPAU, Tegaskan Komitmen Dukung Hunian Mahasiswa yang Lebih Layak
Istiqamah Menuntut Ilmu, Pemerintah Gampong Kebon Pirak Gelar Pengajian Rutin
Majelis Taklim Rutin Gampong Mampree: Pilar Penguatan Nilai Keagamaan di Paya Bakong

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:57 WIB

Marlina dan Dinding Lapuk: Jeritan Rakyat Kecil di Aceh Timur Yang Tak Pernah Sampai ke Meja Pengambil Kebijakan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:05 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Polsek Darul Aman Berikan Rasa Nyaman Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Menyapa dari Dekat, Kapolsek Peureulak Timur Bangun Ruang Dialog dengan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 11:37 WIB

Jaga Distribusi BBM Tetap Aman, Personel Polsek Julok Intensifkan Patroli SPBU

Senin, 22 Juni 2026 - 11:28 WIB

Patroli Dialogis Polsek Idi Rayeuk, Upaya Preventif Menutup Celah Balap Liar

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:58 WIB

Rais Azhari Terpilih Aklamasi Pimpin PWO Aceh Periode 2026–2031, Siap Perkuat Profesionalisme Wartawan.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:17 WIB

Menyambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Banda Alam Hadirkan Kepedulian Lewat Bansos

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:09 WIB

Merajut Kepedulian di Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Peureulak Barat Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga

Berita Terbaru