Saling Lempar Tanggung Jawab: Pasien Kritis Asal Sigli Diduga “Ditolak” RSUZA Banda Aceh

Fadly P.B

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:51 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, yang selama ini menjadi tumpuan terakhir masyarakat Serambi Mekkah, kini berada dalam sorotan tajam.

Sebuah insiden memilukan menimpa SA (55), pasien rujukan dari RSUD Tgk Chik Ditiro (TCD) Sigli, yang diduga mendapatkan pelayanan tidak profesional saat membutuhkan penanganan darurat (Emergency) pada Jumat (20/03/2026).

Kronologi Penolakan: “Lewat Poliklinik Saja”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian bermula saat SA dilarikan keluarga ke RSUD TCD Sigli. Akibat keterbatasan tenaga spesialis selama masa cuti lebaran, pihak rumah sakit memutuskan merujuk SA ke RSUZA Banda Aceh demi mendapatkan perawatan medis yang memadai.

Namun, alih-alih mendapatkan sambutan hangat di garda terdepan kesehatan Aceh, pihak IGD RSUZA melalui pesan singkat (WhatsApp) justru menyatakan bahwa pasien tidak masuk kategori darurat.

“Hasil konsultasi pihak IGD dengan bidang Urologi RSUZA menyebutkan pasien tidak bisa dirujuk ke IGD dengan alasan tidak emergency. Mereka menyarankan rujukan melalui poliklinik,” ungkap salah seorang perawat RSUD TCD Sigli yang menangani komunikasi rujukan tersebut.

Direktur RSUD TCD Sigli Terkejut

Sikap RSUZA ini memicu reaksi keras dari Direktur RSUD TCD Sigli, drg. Mohd Riza Faisal, MARS. Saat dikonfirmasi, ia mengaku merasa aneh dengan penilaian sepihak dari pihak IGD RSUZA.

“Ini adalah pasien ruang rawat inap di sini (Sigli). Bagaimana mungkin mereka bilang tidak bisa masuk melalui IGD dengan alasan tidak emergency? Padahal kondisi pasien membutuhkan perawatan segera,” tegas drg. Riza dengan nada heran.

Humas RSUZA: Jawaban Singkat dan “Slow Respon”

Upaya awak media untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak RSUZA pun menemui jalan buntu. Harmadi, selaku Humas RSUZA, menunjukkan sikap yang terkesan abai terhadap urgensi informasi ini.

Dalam pernyataan singkatnya, Harmadi berdalih bahwa urusan rujukan sepenuhnya berada pada sistem Sisrute (Sistem Rujukan Terintegrasi) dan ia mengaku tidak tahu-menahu soal perkara tersebut. Ia juga berkilah bahwa keterlambatan respon terjadi karena ruang perawatan yang dibutuhkan pasien sedang penuh.

Ironi Harapan Terakhir Masyarakat

Insiden ini menjadi preseden buruk bagi sistem kesehatan di Aceh, terutama di saat masyarakat sangat mengandalkan rumah sakit provinsi di tengah keterbatasan fasilitas di daerah selama libur panjang.

Jika “harapan terakhir” seperti RSUZA mulai menutup pintu dengan alasan administratif dan non-profesional, lantas ke mana lagi rakyat kecil harus mencari keadilan medis?.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari jajaran direksi RSUZA terkait standar operasional prosedur (SOP) penentuan status emergency pasien rujukan yang kini menjadi polemik.

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir
DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa
DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts
Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan Huntap, Perkuat Kepastian untuk Masyarakat Terdampak Bencana
Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:17 WIB

Hujan Melanda Simpang Jernih Beberapa Hari Ini, Debit Air Sungai Mulai Naik, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Kamis, 10 September 2026 - 20:51 WIB

Tokoh Pemuka Agama, Dan Masyarakat Simpang Jernih Sambut Hangat Kapolres Aceh Timur Yang Baru

Kamis, 10 September 2026 - 13:52 WIB

Satsamapta Polres Aceh Timur Perkenalkan Byrna SD sebagai Senjata Beladiri

Kamis, 10 September 2026 - 13:45 WIB

Tongkat Komando Polres Aceh Timur Beralih ke AKBP Aris Cai Dwi Susanto

Selasa, 8 September 2026 - 14:12 WIB

Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Perkuat Komunikasi dengan Warga

Selasa, 8 September 2026 - 13:57 WIB

Kapolsek Idi Rayeuk Ajak Warga Jauhi Judi Online, Ingatkan Dampaknya bagi Keluarga dan Pekerjaan

Minggu, 6 September 2026 - 01:17 WIB

Polsek Banda Alam Bersama Koramil 18 Perkuat Pencegahan Karhutla

Minggu, 6 September 2026 - 01:00 WIB

Sinergi TNI-Polri, Kapolsek Idi Tunong bersama Danramil Sambangi Warga Perkuat Sinergi

Berita Terbaru