Program Becak Motor Disebut Fiktif, LIN Aceh: Itu Fitnah Keji dan Pengecut!

Fadly P.B

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:51 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bukhari, Ketua LIN Aceh

Foto: Bukhari, Ketua LIN Aceh

‎Banda Aceh – Lembaga Investigasi Negara (LIN) Perwakilan Aceh melontarkan pembelaan keras terhadap Kepala Dinas Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh terkait tudingan program bantuan becak motor bagi masyarakat yang disebut-sebut fiktif. Ketua LIN Aceh, Bukhari, menyebut narasi tersebut sebagai upaya pembunuhan karakter yang tidak berdasar.

‎”Tuduhan ‘fiktif’ itu fitnah keji dan berbahaya. Ini bukan sekadar kritik, tapi sudah menjurus pada upaya mendiskreditkan institusi dan personal,” ujar Bukhari di Banda Aceh, Kamis (2/7/2026).

‎Polemik ini mencuat setelah sejumlah pihak di media sosial melontarkan klaim bahwa program bantuan becak motor yang digulirkan Dinas UMK Aceh tidak memiliki wujud di lapangan. Bukhari menegaskan, program bantuan tersebut memiliki basis data yang jelas, mencakup daftar penerima manfaat serta dokumen pertanggungjawaban (SPJ) yang lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Menurut Bukhari, menuduh program tersebut fiktif sama saja dengan menuding pemerintah telah melakukan kebohongan publik. Ia menantang pihak-pihak yang melontarkan tuduhan tersebut untuk menyodorkan bukti konkret alih-alih melempar opini di ruang digital.

‎”Silakan buktikan. Sebutkan nama, alamat, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima yang dianggap fiktif itu. Jangan hanya berani menuduh di media sosial, itu tindakan pengecut,” tegas Bukhari.

‎Menduga Adanya “Permainan” Mafia

‎Lebih lanjut, LIN Aceh mencium adanya kepentingan terselubung di balik serangan terhadap Dinas UMK Aceh. Bukhari menduga narasi “fiktif” sengaja diembuskan oleh kelompok tertentu yang merasa kepentingannya terganggu akibat program yang menyasar langsung masyarakat kecil tersebut.

‎”Kami menduga ada mafia yang bermain di belakang layar. Mereka tidak suka jika bantuan negara benar-benar sampai ke tangan tukang becak. Kelompok ini yang terus mencoba mengacaukan situasi,” ungkapnya.

‎Meski memberikan dukungan penuh kepada Kepala Dinas UMK, LIN Aceh juga mendorong adanya keterbukaan informasi. Bukhari meminta pihak dinas untuk membuka data penerima bantuan secara transparan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

‎”Kami minta Kadis buka data penerima secara transparan. Biar semua mulut yang menebar fitnah itu tertutup oleh fakta,” pungkasnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas UMK Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang menyasar instansi mereka. Namun, pernyataan LIN Aceh ini menambah babak baru dalam perdebatan mengenai transparansi bantuan sosial di lingkungan Pemerintah Aceh.

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan
DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang
400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang
MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Demokrasi Kute Dipertaruhkan, Dugaan Pungutan Pendaftaran Pilkades Aceh Tenggara Minta Diaudit

Selasa, 29 September 2026 - 20:45 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:52 WIB

Lembah Haji Diguncang Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta, APH Diminta Usut Seluruh Pihak yang Terlibat

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:44 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Senin, 15 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jejak Dana BOK di Rekening Staf Bikin Geger, Aparat Diminta Telusuri Pengelolaan Anggaran Puskesmas Lawe Dua

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:15 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:42 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:08 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru