Aceh Utara – SMP Negeri 2 Nisam Antara sukses melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) berbasis komputer yang berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 3 hingga 9 Juni 2026. Pelaksanaan ujian digital ini diikuti oleh 91 siswa/i yang terdiri dari kelas 7 dan kelas 8.
Langkah ini diambil pihak sekolah sebagai upaya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan sekaligus meningkatkan efisiensi proses evaluasi belajar siswa.
Transformasi Digital dan Literasi Numerasi
Sebelum ujian dimulai, para tenaga pendidik di SMPN 2 Nisam Antara telah dibekali pelatihan intensif mengenai pemanfaatan Google Form sebagai platform utama sistem ujian. Tidak sekadar memindahkan format kertas ke digital, para guru juga ditantang untuk menyusun soal-soal berbasis literasi dan numerasi untuk seluruh mata pelajaran.
Inovasi di SMPN 2 Nisam Antara tidak berhenti pada sistem evaluasi atau ujian saja. Dalam proses pembelajaran harian, para guru kini telah memanfaatkan smart board sebagai media utama untuk menyampaikan materi.
Kepala Sekolah SMPN 2 Nisam Antara, Munawir, S.Pd,.M.Psi, menyampaikan bahwa metode ini dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis siswa.
”Kami mendorong guru untuk membuat soal yang tidak hanya menguji hafalan, tetapi melatih kemampuan literasi dan numerasi siswa. Melalui Google Form, proses penyusunan soal menjadi lebih interaktif dan hasilnya pun lebih cepat terdata,” ujarnya.
Dalam menjaga keberlanjutan inovasi sekolah. “Setiap Sabtu kami duduk bersama untuk mengasah kemampuan teknis dan pedagogik. Di sinilah kami belajar cara mengoptimalkan Google Form untuk soal literasi-numerasi, hingga berbagi teknik terbaik dalam memaksimalkan penggunaan smart board di kelas,” pungkas Kepsek.
Infrastruktur Pendukung Ujian
Untuk memastikan kelancaran ujian, pihak sekolah telah menyediakan fasilitas laboratorium komputer yang memadai serta jaringan Wi-Fi yang stabil di lingkungan sekolah. Sebagai upaya antisipasi keterbatasan perangkat, sekolah juga memberikan kebijakan fleksibel bagi siswa untuk membawa telepon pintar (smartphone) masing-masing guna mengakses soal ujian.
Kebijakan ini terbukti efektif dalam meminimalisir kendala teknis di lapangan, sehingga durasi ujian selama enam hari tersebut dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Respons Positif
Pelaksanaan ujian berbasis komputer ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk siswa/i. Metode ujian digital dianggap lebih praktis dan modern dibandingkan dengan metode ujian konvensional.
Dengan berakhirnya UAS pada 9 Juni lalu, SMPN 2 Nisam Antara kini tengah memproses hasil penilaian secara transparan. Keberhasilan pelaksanaan ujian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi sekolah dalam memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis digital di masa mendatang, demi menciptakan generasi yang melek teknologi dan memiliki kemampuan literasi-numerasi yang mumpuni.






























