Simpul Mahasiswa Gayo Lues Syahputra Ariga, Sayangkan Sikap Tidak Etis Ketua Forbes DPRA Dapil Vlll

TRIBUN PASE

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 01:18 WIB

50318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Etika Politik merupakan asas dasar yang harus dimiliki oleh seorang Politisi apalagi Politisi yang menjabat sebagai Wakil Rakyat.

Beberapa waktu lalu Mahasiswa dari Dapil Vlll kabupaten Aceh Tenggara yang tergabung dalam IPMAT(Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Tenggara) melaksanakan kegiatan demokratis dengan cara berunjuk rasa di gedung DPRA demi mengungkap tentang persoalan salah seorang anggota DPRA Dapil Vlll (Aceh Tenggara dan Gayo Lues) berinisial DNA dari Fraksi Partai Demokrat, pihak Mahasiswa mengaku mendapat berbagai ancaman dan perlakuan yang tidak menyenangkan.

Selama proses perencanaan unjuk rasa tersebut pihaknya menghadapi berbagai upaya yang dapat membatalkan rencana aksi tersebut, seperti adu domba antar senior dan junior, hingga rencana pencopotan jabatan ketua IPMAT, yang diduga direncanakan pihak DPR Aceh Dapil Vlll.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya mereka melakukan aksi unjuk rasa untuk menyuarakan fakta dan kebenaran tentang kondisi salah seorang anggota DPRA Dapil Vlll diduga dihalangi oleh Forum Bersama (Forbes) Dapil Vlll yang diketuai oleh Bapak Ali Basrah, Wakil Ketua II DPR Aceh.

Indikasi penggalangan tersebut sangat kita sayangkan, karena mencederai integritas beliau sebagai Dewa Perwakilan Rakyat juga mencederai asar dasar kebebasan berdemokrasi.

Hal itu menimbulkan pertanyaan publik tentang integritas Ali Basrah yang diduga mencoba mengintervensi gerakan Mahasiswa, bahkan Ali Basrah diduga merencanakan pencopotan ketua IPMAT apabila aksi unjuk rasa tetap dilaksanakan.

Dari kejadian ini saya menilai kekompakan Forbes Dapil Vlll sangat kuat. Namun, kuat dalam hal konyol dan seolah melakukan tindakan Abuse Of Power untuk kepentingan kroni, bukan untuk kepentingan Masyarakat.

Apabila sikap pejabat publik seperti ini seolah anti kritik sehingga menyusun kekompakan untuk mencoba menghalangi Mahasiswa bersuara, ini sangat berbahaya untuk kesehatan Demokrasi. (REL)

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Tambahan TKD Aceh 2026 Capai Rp 621,96 Miliar, Publik Dapat Pantau Langsung Lewat Portal P2K
‎‎Plt. Sekda Aceh Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI Di Banda Aceh
Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi Di Kantor PWI Aceh
Plt Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Wagub Dek Fadh Usulkan Penyediaan Alat Berat Untuk Daerah Rawan Banjir
Agus Suriadi Sampaikan Ucapan Selamat untuk Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Wakapolri Baru
Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
AKBP Muhammad Yanis Pimpin BNN Kota Banda Aceh, Ketua Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Pesan Pengabdian

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:07 WIB

BAI Aceh Tamiang dan Reclasseering Aceh Bangun Kolaborasi, Perkuat Perjuangan Keadilan bagi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BAI Aceh Tamiang and Reclasseering Aceh Forge Collaboration to Strengthen the Fight for Justice

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mualem Upayakan Listrik Gratis di Huntara Korban Banjir Aceh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan

Senin, 28 September 2026 - 18:24 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:16 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang and RAPI Build Collaboration to Support Regional Development

Sabtu, 26 September 2026 - 08:10 WIB

400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang

Sabtu, 26 September 2026 - 08:03 WIB

400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang

Berita Terbaru