Aceh-utara | Organisasi kemanusiaan Sahabat Maju Peduli menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh sejak 25 Desember 2025 lalu, Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Yohansen selaku pimpinan Sahabat Maju Peduli, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi para dermawan yang tergabung dalam Sahabat Maju Peduli.
Pada tahap pertama, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Yohansen kepada Aulia Masniary yang akrab disapa Cici, selaku perwakilan Sahabat Maju Peduli wilayah Aceh.
Adapun bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Kota Langsa, ada berapa tahap pengiriman
Jenis bantuan tahap Awal tgl 25 Desember 2025 dan Rp 10.000.000 dan 14 januari 2026 Rp 5.000.000 yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, di antaranya , mie instan,gula, minyak goreng, , air minum gelas , serta perlengkapan bayi seperti Pempes.minyak kayu putih cap ayam,Bedak,Baby oil. Tahap ke Dua tgl 14 Januari 2026 pengiriman Selimut dan pakaian layak pakai sampai 24 Goni, dana tambahan kita gunakan buat penangkutan , beras 5 kg sebanyak 143 sak yg dari tahap awal dan tahap 2 totalnya , Kelambu 20 ,Roti bon bon 28 bungkus , Air mineral gelas 4 kotak,Tilam busa 10 buah , Seluruh bantuan tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi para korban banjir bandang.
Yohansen menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial Sahabat Maju Peduli terhadap sesama.
“Semoga bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah dan menjadi penguat di tengah masa sulit,” ujar Yohansen, Kamis (22/1/2026).
Ke depan, Sahabat Maju Peduli berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak dalam berbagai aksi kemanusiaan, Untuk Masyarakat Sumatera Barat ,Sumatera Utara dan Masyarakat Aceh yang terdampak bencana alam.
{Jurnalis Agus Suriadi}






























