Yunan “Jika kantor polisi tidak lagi menjadi tempat yang aman lebih baik bubarkan”

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 10:40 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH | Pernyataan bahwa kantor polisi seharusnya menjadi tempat paling aman adalah benar dan fundamental dalam sistem penegakan hukum.

Polisi berperan sentral melindungi warga, menjaga ketertiban, serta memberikan pengayoman dan pelayanan. Saat oknum polisi melakukan pelanggaran berat, maka hal itu merusak kepercayaan publik dan konsep negara hukum,

Yunan salah satu aktivis aceh mengecam terjadinya pengeroyokan terhadap saudara kami warga aceh didalam ruang penyidik di polda metro jaya yang dilakukan oleh preman, apapun alasan nya tindakan itu tidak dapat dibenarkan, jika faisal bersalah biarkan hukum yang bekerja,

Hal telah mencabik kepercayaan publik terhadap institusi polri yang saat ini sedang mengalami turbulensi dikarenakan banyak nya oknum kepolisian nakal, bukan hanya ditingkat tamtama, bintara dan perwira menengah, bahkan jendral bintang dua pun bukan satu dua orang yang dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran berat, kepada siapa kami harus percaya dan menitipkan rasa aman jika bukan pada penegak hukum, seburuk inikah negara kita ??

Saya berharap hal ini segera di usut tuntas, tindakan premanisme harus di hapuskan siapapun dia, kader partai apapun seharusnya tidak memiliki tempat di negara hukum, kami akan segera menyuratkan kepada komisi III DPR RI untuk memberikan atensi untuk kasus ini, jika kantor polisi sekelas polda metro jaya tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi masyarakat maka lebih baik bubarkan, ucap yunan

Fhad adalah sosok yang arogan dan tempramen bukan haya kali ini dia terlibat penganiayaan namun luput dari jeratan hukum jadi saya berharap penegakan hukum di negara dapat dijalankan tanpa pandang bulu. Tutup yunan

Berita Terkait

Jejak Proyek ‘Tanpa Banjir’ di SMPN 2 Nisam Antara: Antara Kerusakan Bangunan dan Dugaan Material Ilegal
‎Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Beasiswa PIP Tahap I Tahun 2026
Menakar Taji Pengawasan Kacabdin: Saat Ruang Kerja Kepsek SMAN 1 Tanah Pasir Diduga Sering Kosong
Ketika Transparansi Hanya Retorika: Konfirmasi Korupsi, Inspektur Aceh Utara Diduga Blokir Nomor Wartawan
Bupati Aceh Tamiang Apresiasi Calon Paskibraka Nasional 2026 Asal Aceh Tamiang dari SMAN 2 Percontohan Karang Baru
Wujud Kepedulian Sosial, Anggota DPR RI M. Nasir Djamil Distribusikan 33 Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Aceh
DPC BAI ACEH TAMIANG GALANG DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID AGUNG YANG BELUM SELESAI SELAMA TIGA PERIODE
‎5 Pertanyaan Krusial Dibalas Bungkam, RSU Bunda Malah Titip Bantahan ke Oknum Wartawan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 20:24 WIB

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 20:19 WIB

Isu Propam Turun ke Pontianak Ditepis, Agus Flores: Informasi Simpang Siur Menjurus Hoaks

Senin, 8 Juni 2026 - 10:43 WIB

Fokus Peringatan Hari Bhayangkara, Korlantas Polri Resmi Tunda Operasi Patuh 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 09:45 WIB

PW-FRN Counter Polri Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-51 Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edizzon Izir

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:28 WIB

Habiburokhman Dukung BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia Di Bali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:21 WIB

Mantan Wakabadan BGN SS Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi dan Jual Beli Titik SPPG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:10 WIB

Bahas Rencana Kerja Perekonomian, Sekda Aceh Bidik Investasi Dari Rusia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:58 WIB

BNN Tangkap 2 WN Rusia di Bali, 7 Kg Narkotika Hashish Disita

Berita Terbaru