Modal Rp 50 Juta, Geuchik Meunye Tujoh ‘Suntik’ Semangat Petani Lewat Pipa Irigasi

Fadly P.B

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 15:54 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

‎‎Aceh Utara – Pemerintah Desa (Gampong) Meunye Tujoh, Kecamatan Pirak Timur, Aceh Utara, mulai merealisasikan proyek jaringan pipanisasi irigasi sepanjang 100 meter. Proyek yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2026 ini menelan biaya sebesar Rp50 juta.

‎Langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah desa dalam mengatasi kendala distribusi air ke lahan pertanian warga yang selama ini kerap menjadi hambatan utama saat musim tanam tiba.

Dorong Produktivitas Petani

‎Geuchik (Kepala Desa) Meunye Tujoh, Syahrul Rizal, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur air ini merupakan aspirasi prioritas warga, mayoritas di antaranya menggantungkan hidup dari sektor agraria.

‎”Anggaran tersebut murni berasal dari Dana Desa tahun 2026. Kami berharap dengan rampungnya proyek pipanisasi ini, tidak ada lagi kendala bagi masyarakat untuk turun ke sawah tepat waktu,” ujar Syahrul kepada awak media, Sabtu, 25 April 2026.

‎Menurut Syahrul, pipanisasi sepanjang 100 meter tersebut dirancang untuk memastikan aliran air lebih efisien dan meminimalisir kebocoran dibandingkan saluran tanah konvensional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan intensitas panen dan kesejahteraan ekonomi petani di Munye Tujoh, Kecamatan Pirak Timur.

Transparansi Dana Desa

‎Penggunaan anggaran sebesar Rp50.000.000 ini diklaim telah melalui proses musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) yang transparan. Syahrul menegaskan bahwa setiap sen dari Dana Desa harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

‎Pembangunan irigasi di wilayah Aceh Utara memang menjadi krusial, mengingat kabupaten ini merupakan salah satu lumbung padi utama di Provinsi Aceh.

‎hingga berita ini diturunkan, pengerjaan proyek tersebut sedang berlangsung dan dipantau langsung oleh perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat guna memastikan kualitas bangunan sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan.

Berita Terkait

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia Di Aceh Utara Masih Menunggu Janji
Pendidikan Gratis untuk Anak Negeri: 50 Peserta Didik dari Gampong Tanjong Dalam Siap Mendapatkan Bantuan Pendidikan
Skandal Yoek Yoek Boh Giri di Aceh Timur: Camat Simpang Jernih Disemprot Pimred Media Nasional!
Antusias Masyarakat Di Wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur Menyambut TIM SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Mulia.
Punti Geulumpang VII: Saat Amanah Rakyat Berubah Menjadi Keangkuhan, dan Nurani Terkubur di Bawah Beton Rumah Dhuafa
Polemik TKD Bencana: YARA Tuding Kepala Bappeda Aceh “Tertidur Pulas” Saat Aceh Barat Diterjang Banjir
Ironi Matangkuli: Saat Anggaran Desa Dipertanyakan, Camat dan Inspektorat Kompak Bungkam
Aceh Barat ‘Nihil’ di Daftar TKD Rp824 Miliar, YARA Kecam Sekda Aceh: Jangan Main-main dengan Korban Banjir

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:31 WIB

Kedekatan Bhabinkamtibmas Polsek Darul Ihsan dengan Warga, Kunci Harmoni Polri dan Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 00:22 WIB

KRYD Jadi Strategi Polsek Madat Tekan Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 25 April 2026 - 00:09 WIB

Patroli Malam, Satsamapta Polres Aceh Timur Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 24 April 2026 - 12:23 WIB

Uji Fisik Personel, Kapolres Aceh Timur Pimpin Kesamaptaan Jasmani Periode I Tahun 2026

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

Door to Door, Polres Aceh Timur Tebar Kepedulian Lewat Program Jum’at Berkah

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WIB

Menjelang Maghrib, Personel Polsek Simpang Jernih Ajarkan Mengaji, Dekatkan Polisi dengan Generasi Bangsa

Kamis, 23 April 2026 - 22:07 WIB

Saweu Keude Kopi, Cara Kapolsek Idi Tunong Merawat Kedekatan dengan Warga

Kamis, 23 April 2026 - 21:56 WIB

Sentuhan Humanis Polsek Peureulak Barat Hadir di Tengah Duka Warga

Berita Terbaru