Polemik Dana Desa Lhok Euncien Baktiya Barat, Terancam Sanksi Penghentian Penyaluran Dana Desa?

Fadly P.B

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:38 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi AI

Foto: Ilustrasi AI

Aceh Utara – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPM-PPKB) Kabupaten Aceh Utara angkat bicara soal dugaan penyelewengan pengelolaan dana desa di Gampong Lhok Euncien.

‎Otoritas setempat menegaskan tidak akan segan memberikan sanksi administratif, termasuk penghentian penyaluran dana, jika ditemukan pelanggaran tata kelola anggaran.

‎Pernyataan ini mencuat menyusul sorotan publik terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) 2025 di Lhok Euncien.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Publik mempertanyakan efektivitas penggunaan dana ketahanan pangan sebesar Rp120,5 juta dan proyek pembangunan lapangan voli senilai Rp70 juta yang progres fisiknya dinilai janggal.

‎Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Pengelolaan Keuangan Gampong DPM-PPKB Aceh Utara, Sayed Muhammad Hasanuddin, menyatakan pihaknya baru mengetahui polemik tersebut melalui pemberitaan media.

‎Ia menekankan bahwa setiap rupiah Dana Desa wajib berpedoman pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Gampong.

‎” Sikap yang dapat diambil oleh DPM-PPKB adalah penundaan penyaluran Dana Desa, bahkan penghentian, bila administrasi yang disyaratkan tidak dipenuhi. Kesimpulan tersebut bersifat terakhir setelah dilakukan evaluasi mendalam,” ujar Sayed kepada awak media, Sabtu (4/7/2026).

‎Kontroversi Swakelola

‎Kegaduhan bermula saat Geuchik Lhok Euncien Berdalih bahwa program ketahanan pangan berupa pemeliharaan ayam telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga atau perusahaan swasta (PT).

‎Praktik tersebut memicu tanda tanya besar. Pasalnya, regulasi Dana Desa secara tegas mewajibkan penggunaan sistem swakelola dengan mengedepankan prinsip pemberdayaan ekonomi lokal, bukan memborongkan pengerjaan kepada korporasi.

‎Menanggapi Dalih tersebut, Sayed menegaskan bahwa dinas memiliki batasan wewenang. Pihaknya tidak bisa serta-merta memutuskan adanya pelanggaran tanpa melalui mekanisme audit resmi. “Terkait dugaan fiktif dana pangan di Gampong Lhok Euncien baru akan terjawab melalui audit oleh Inspektorat,” tambahnya.

‎Jalur Audit Inspektorat

‎DPM-PPKB Aceh Utara kini menyerahkan sepenuhnya pembuktian status proyek tersebut kepada lembaga pemeriksa internal pemerintah.

‎Sayed menjelaskan bahwa jika dalam proses audit nanti ditemukan indikasi tindak pidana penyalahgunaan keuangan negara, pihaknya akan menyerahkan kasus ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

‎” Segala bentuk penyalahgunaan nantinya akan diarahkan ke APH melalui rekomendasi Inspektorat,” tegas Sayed.

‎Kasus di Gampong Lhok Euncien kini menjadi ujian terbuka bagi komitmen transparansi anggaran di Aceh Utara. Di tengah harapan warga untuk merasakan dampak nyata dari program ketahanan pangan dan fasilitas olahraga baru, mereka justru disuguhi ketidakpastian fisik proyek. Kini, bola panas berada di tangan Inspektorat.

‎Hasil audit lapangan nanti bukan sekadar urusan selembar kertas laporan, melainkan pertaruhan atas kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menjaga uang Negara Di tingkat tapak.

Berita Terkait

Maulid Nabi Dan Peresmian Dayah Bustanut Taibatil Khairi, Kapolsek Baktiya Tekankan Pentingnya Akhlak Generasi Muda
Jumat Berkah ke-458, Polsek Baktiya Dan Baktiya Bersaudara Turun Langsung Bantu Lansia Prasejahtera
Datang Bawa Kue, Pulang Tinggalkan Kesan: Kapolsek Seunuddon Perkuat Persaudaraan TNI-Polri
Kapolsek Baktiya Barat IPDA Marzuki, S.H., M.H., C.PM Beri Kejutan Istimewa Menyambut HUT TNI ke-81 untuk Koramil 18/Baktiya Barat
Bukan Sekedar Ucapan, Kapolsubsektor Dan Camat Lapang Beri Kejutan HUT ke-81 TNI Untuk Danposramil
Kejutan HUT TNI ke-81, Kapolsek Nibong Datangi Koramil 24 Sinergitas TNI-Polri Bukan Sekedar Seremonial
Kejutan HUT TNI ke-81, Kapolsek Nibong Datangi Koramil 24 Sinergitas TNI-Polri Bukan Sekedar Seremonial
Kapolsek Paya Bakong Bersama Camat Sambangi Koramil 21, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Demokrasi Kute Dipertaruhkan, Dugaan Pungutan Pendaftaran Pilkades Aceh Tenggara Minta Diaudit

Selasa, 29 September 2026 - 20:45 WIB

Bantuan Pemda Aceh Rp 323,5 Juta, Untuk Kebakaran Agara. Diduga Meguap Kemana sekitar Rp 240 Juta.

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:52 WIB

Lembah Haji Diguncang Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan Rp134 Juta, APH Diminta Usut Seluruh Pihak yang Terlibat

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:44 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Senin, 15 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jejak Dana BOK di Rekening Staf Bikin Geger, Aparat Diminta Telusuri Pengelolaan Anggaran Puskesmas Lawe Dua

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:15 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Kapolda Aceh kepada Warga Desa Mendabe

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:42 WIB

Sentuhan Kasih untuk Sesama, Bantuan Kapolda Aceh Tiba di Tangan Warga yang Membutuhkan

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:08 WIB

Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Berita Terbaru