Pimpin Tanam Padi Perdana Pasca Bencana, Sekda Aceh : Jaga Stabilitas Pangan Tetap Aman

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 00:50 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir mewakili Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, meresmikan gerakan tanam padi perdana pasca bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Bukit Panjang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 05 Juli 2026. Langkah ini menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian Aceh pasca bencana alam yang merusak puluhan ribu hektare lahan warga.

Dalam sambutannya, Sekda Aceh, M. Nasir, yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, T. Robby Irza, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, serta Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi telah memberikan dampak luar biasa di Aceh. Tercatat, areal persawahan yang terdampak mencapai 57.364 hektare, sementara sektor perkebunan terdampak luasnya mencapai 60.438 hektare. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah dengan kerusakan terparah akibat banjir lumpur dan material lainnya.

“Tanam perdana hari ini bukan sekadar rutinitas menaburkan benih, melainkan simbol bahwa petani kita tetap kuat, semangat, dan optimis dalam menjaga pasokan pangan di Aceh tetap aman,” ujar M. Nasir.

Pemerintah Aceh menempatkan rehabilitasi dan optimasi lahan sawah di lokasi bencana sebagai prioritas utama guna memulihkan roda perekonomian masyarakat. Saat ini, sebagian besar lahan sawah yang rusak telah selesai diperbaiki dan mulai bisa dimanfaatkan kembali oleh petani.

Atas percepatan pemulihan ini, Sekda Aceh, M. Nasir turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian beserta jajaran Kementan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Kodam Iskandar Muda, serta jajaran terkait hingga kelompok tani yang bergerak cepat mengolah kembali lahan pasca-banjir.

M. Nasir juga mengimbau para petani untuk mengoptimalkan musim tanam ini dengan tetap memperhatikan kondisi alam, meningkatkan gotong royong, dan mengikuti arahan pemangku adat setempat.

*Apresiasi* *Kementerian* *Pertanian*

Sekda Aceh, M. Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian (Kementan) atas dukungan penuh dalam memfasilitasi pemulihan sektor pertanian dan perkebunan di Serambi Mekkah. Sinergi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas dan pasokan pangan di Aceh agar tetap aman mandiri pasca-dihantam bencana hidrometeorologi.

M. Nasir, mengumumkan bahwa progres program optimalisasi lahan terdampak bencana saat ini telah mencapai 32 persen. Proyek strategis ini mencakup konstruksi optimalisasi lahan bencana yang tersebar di 18 kabupaten/kota se-Aceh.

“Kami berterima kasih kepada Menteri Pertanian dan seluruh jajaran Kementan yang bergerak cepat membantu petani kita. Pemulihan ini menjadi prioritas utama agar roda perekonomian masyarakat kembali normal,” ujar M. Nasir.

Dalam keterangannya, M. Nasir memaparkan bahwa program pemulihan lahan di lapangan dibagi ke dalam beberapa tahapan berdasarkan tingkat kerusakan.

“Adapun rincian perkembangan realisasi pemulihan lahan yang sedang berjalan di lapangan diantaranya adanya optimalisasi lahan berupa pemberian bantuan pekerjaan yang difokuskan pada optimalisasi lahan dan pemulihan sawah dengan kategori rusak ringan. Kemudian rehabilitasi Lahan dimana pelaksanaan kegiatan pemulihan khusus untuk lahan sawah yang mengalami kerusakan kategori sedang. Kemudian Pengolahan Lahan yang langsung dilaksanakan segera setelah seluruh konstruksi fisik lahan selesai diperbaiki,” sebut Sekda Aceh, M. Nasir.

Selain perbaikan wilayah persawahan, intervensi Kementan bersama Pemerintah Aceh juga menyasar infrastruktur penunjang pertanian di daerah terdampak bencana. Hal ini meliputi pembangunan dan perbaikan sistem irigasi pemompaan, irigasi perpipaan, bangunan Konservasi, jaringan irigasi tersier serta rehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) guna memastikan akses distribusi logistik para petani kembali lancar.

“Melalui kolaborasi intensif ini, Pemerintah Aceh optimis puluhan ribu hektare lahan yang sempat rusak akibat banjir lumpur dapat segera berfungsi optimal demi kesejahteraan masyarakat petani,” pungkasnya.

{Jurnalis Agus Suriadi}

Berita Terkait

Tinjau Pedalaman Aceh Tamiang, KAGAMA Serahkan 26 Huntara Korban Bencana Hidrometeorologi
Kualasimpang Syar’iyah Court Warmly Welcomes Courtesy Visit from DPC BAI Aceh Tamiang
Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang Sambut Hangat Audiensi DPC BAI Aceh Tamiang
DPC BAI Aceh Tamiang Extends Greetings on the 80th Bhayangkara Day 2026
Jajaran Pengurus DPC BAI Aceh Tamiang Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
DPC BAI Aceh Tamiang Congratulates the Newly Elected Chairman of DPP BAI for the 2026–2030 Term
DPC BAI Aceh Tamiang Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Ketua Umum Baru DPP BAI Periode 2026–2030
Siap Diresmikan Kapolri, Kapolda Aceh Cek Kesiapan Huntap Bhara Daksa Indah

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:24 WIB

Viral Di Media Sosial, Anak Di Bawah Umur Diduga Jadi Korban Penganiayaan Di Aceh timur

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:29 WIB

Satreskrim Polres Nagan Raya Kembali Temukan Dua Ribu Liter BBM Bersubsidi Tak Bertuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:50 WIB

Saweu Gampong, Kanit Binmas Polsek Idi Rayeuk Sapa Warga Dalam Menjaga Harkamtibmas

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Aceh Timur Cek Ruang Pelayanan Publik: Berikan Pelayanan Humanis dan Optimal ke Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:07 WIB

Senyum, Sapa, Salam Kanit Binmas Polsek Banda Alam Saat Sambang Warga

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:55 WIB

Strong Point dan Patroli Sat Samapta Polres Aceh Timur Utamakan Pelayanan Humanis bagi Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:10 WIB

Komitmen Polsek Peureulak Barat Jaga Kenyamanan Warga, Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:57 WIB

Wujud Syukur HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Peureulak Barat Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru