Diduga Jarang Ngantor dan Sering ke Luar Daerah, Kinerja Plt Kadisnav Sabang Disorot

Fadly P.B

- Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kadisnav Sabang, Dok. Google

Foto: Plt Kadisnav Sabang, Dok. Google

‎‎Sabang – Kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Navigasi (Kadisnav) Tipe A Kelas II Sabang, Dr. Capt. Tohara, S.E., M.Mar., M.M.Tr., tengah menjadi sorotan hangat di lingkungan internal instansi tersebut. Tohara diduga kuat jarang berada di kantor dan lebih banyak menghabiskan waktu di luar daerah, termasuk ke Jakarta, tanpa kejelasan urgensi kedinasan.

‎Menurut informasi yang dihimpun dari sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan, keberadaan Tohara di kantor dinas Sabang terhitung sangat minim dalam setiap pekannya.

‎”Dalam seminggu beliau paling hanya bertahan beberapa hari di kantor, setelah itu sudah berada di Jakarta,” ungkap sumber tersebut kepada media, beberapa waktu lalu.

Manajemen internal Dinilai Tertutup

‎Sumber tersebut juga menyayangkan sikap pimpinan institusi vertikal itu yang dinilai sangat tertutup terkait keberadaannya. Ketidakjelasan informasi ini dinilai memicu preseden buruk bagi manajemen internal Distrik Navigasi Sabang.

‎”Beliau terkesan tiba-tiba menghilang begitu saja dari kantor tanpa ada informasi yang jelas, apakah dalam rangka tugas atau hal lain. Saat ada tamu yang datang mencari, petugas di kantor hanya bisa menjawab tadi bapak ada, tapi sekarang tidak tahu ke mana. Jangan sampai ini memberikan kesan manajemen yang tidak sehat di bawah kepemimpinan beliau,” keluhnya.

‎Sesuai dengan ketentuan kepegawaian, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan mematuhi jam kerja secara disiplin. Keberangkatan pejabat ke luar daerah untuk perjalanan dinas pun wajib dibekali Surat Perintah Tugas (SPT) resmi yang ditandatangani oleh atasan berwenang dengan urgensi yang jelas.

‎Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut berpotensi melanggar disiplin aparatur negara.

Upaya Konfirmasi Wartawan Kerap Buntu

‎Indikasi tertutupnya akses informasi ini dirasakan langsung oleh awak media saat mencoba melakukan konfirmasi demi keberimbangan berita. Upaya untuk menemui Capt. Tohara di kantornya di Sabang berulang kali gagal. Petugas piket selalu memberikan jawaban bahwa yang bersangkutan sedang berada di luar kota.

‎Bahkan, setelah ditunggu selama satu minggu, pegawai setempat tetap mengaku tidak mengetahui jadwal pasti kepulangan maupun agenda luar daerah sang Plt Kadisnav. Akses komunikasi juga seolah tertutup rapat karena sejumlah pegawai enggan memberikan nomor kontak resmi atasannya dengan berbagai alasan.

‎Perburuan konfirmasi berlanjut ketika awak media mendapatkan informasi bahwa Capt. Tohara tengah berada di Kantor Radio Navigasi Ulee Lheue, Banda Aceh. Namun, setibanya di lokasi, petugas setempat menyebutkan beliau sedang keluar dan diperkirakan kembali menjelang malam.

‎Ironisnya, saat media kembali mendatangi kantor tersebut sore harinya, petugas di Ulee Lheue menyatakan bahwa Capt. Tohara sudah bertolak kembali ke Sabang menggunakan kapal. Kontradiksi terjadi ketika pada malam harinya, sumber tepercaya di Sabang justru mengonfirmasi bahwa sang Plt Kadisnav belum juga tiba di Sabang dan diduga masih berada di Banda Aceh.

‎Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih terus berupaya membuka ruang komunikasi dan melayangkan surat konfirmasi resmi kepada pihak Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang maupun Kementerian Perhubungan terkait guna mendapatkan klarifikasi berimbang mengenai persoalan ini. (Tim)

Berita Terkait

INAR Pidie Students Distribute Social Assistance for Flood Victims in Aceh Tamiang
Mahasiswa INAR Pidie Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Hidrometeorologi Aceh Tamiang
DPC BAI Sampaikan Semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026
‎Rasa Syukur Petani Tunong Krueng Paya Bakong: Usai Panen, Warga Santuni Puluhan Anak Yatim
Ketua YARA Bireuen-Pijay Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara
Dana Pokir Ketua DPRA Diduga Tembus Rp 1 Triliun, LIN Desak Pemerintah Aceh Buka Data
‎Diduga Sebarkan Konten Penghinaan, Akun TikTok Berinisial Zul Us Dilaporkan ke Polda Aceh
How Important is the Role of Institutions for the Regional Government After the Floods Hit Aceh Tamiang?

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WIB

Diduga Jarang Ngantor dan Sering ke Luar Daerah, Kinerja Plt Kadisnav Sabang Disorot

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:50 WIB

INAR Pidie Students Distribute Social Assistance for Flood Victims in Aceh Tamiang

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa INAR Pidie Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Banjir Hidrometeorologi Aceh Tamiang

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:57 WIB

DPC BAI Sampaikan Semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:59 WIB

Ketua YARA Bireuen-Pijay Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:22 WIB

Dana Pokir Ketua DPRA Diduga Tembus Rp 1 Triliun, LIN Desak Pemerintah Aceh Buka Data

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:01 WIB

Polsek Baktiya Barat Dukung Ketahanan Pangan Lewat Budi Daya Ikan Gurame, Dan Tanaman Sayur Mayur

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:36 WIB

Sat Samapta Polres Aceh Utara Lanjutkan Program “Samapta Sahabat Pelajar” di SMA Negeri 1 Paya Bakong

Berita Terbaru