Belajar dari Lumpur: Spirit Kemanusiaan dan Keikhlasan Pejuang Pesantren Ummul Ayman IIl

AGUS SURIADI

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:01 WIB

50108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini – Bencana banjir yang melanda wilayah Pidie Jaya tidak hanya menyisakan lumpur dan kerusakan fisik, tetapi juga menghadirkan pelajaran berharga tentang kemanusiaan. Di Pesantren Mahasiswa Ummul Ayman III, lumpur justru menjadi saksi lahirnya semangat juang, keikhlasan, dan solidaritas yang jarang ditemukan dalam situasi normal.

Sejak air surut, halaman pesantren, ruang belajar, hingga asrama dipenuhi lumpur tebal. Namun, di tengah keterbatasan alat dan minimnya bantuan, para santri, guru, mahasiswa, dan relawan turun bersama. Tanpa keluhan, mereka mengangkat ember, menyekop lumpur, dan membersihkan ruang-ruang ilmu yang selama ini menjadi pusat pembentukan akhlak dan intelektual.

Pemandangan itu bukan sekadar kerja bakti biasa. Ia adalah cermin nilai pesantren yang sesungguhnya: keikhlasan dalam berkhidmat dan keteguhan dalam ujian. Di Ummul Ayman III, lumpur tidak dipandang sebagai musibah semata, tetapi sebagai ujian kesabaran dan ladang amal. Setiap gerakan membersihkan lumpur menjadi dzikir, setiap tetes keringat menjadi doa agar pesantren kembali hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang paling mengharukan, semangat itu tidak hanya datang dari santri. Para guru tetap hadir memberi teladan, sementara mahasiswa dan relawan dari berbagai latar belakang melebur tanpa sekat. Tidak ada status, tidak ada jabatan. Semua sama di hadapan lumpur, semua setara dalam pengabdian.

Peristiwa ini mengajarkan bahwa pesantren bukan hanya tempat belajar kitab dan teori kehidupan, tetapi juga ruang pembentukan karakter tangguh. Ketika bangunan rusak, nilai-nilai pesantren justru berdiri kokoh. Ketika fasilitas terbatas, rasa kemanusiaan tumbuh tanpa batas.

Belajar dari lumpur di Pesantren Mahasiswa Ummul Ayman III, kita disadarkan bahwa kekuatan sebuah lembaga pendidikan tidak semata diukur dari megahnya gedung, tetapi dari ketulusan orang-orang di dalamnya. Dari lumpur itulah lahir harapan, dari keikhlasan itulah masa depan dibangun.

Pidie Jaya boleh dilanda banjir, tetapi semangat pejuang pesantren tidak pernah surut. Mereka mengajarkan kepada kita semua bahwa dalam setiap bencana, selalu ada pelajaran tentang iman, persaudaraan, dan kemanusiaan.

Oleh :Abiya Dr. Mahdir Muhammad, MA.
Editor: Fadly P.B

Berita Terkait

81st Independence Day: DPC BAI Aceh Tamiang Calls on Community to Rise from Disaster
DPC BAI Aceh Tamiang: The Law Must Be Present in Village Communities, Not Merely Understood When Problems Arise
DPC Indonesian Advocacy Agency (BAI) Aceh Tamiang Strengthens Organizational Integrity and Reinforces the Roles and Responsibilities of Its Management
Datang Membawa Harapan, Pulang Meninggalkan Antrian
Dari Banjir ke Pencegahan: Utang Pembangunan Aceh Pasca Bencana Akhir 2025
Toleransi dalam Islam Indah, Tanpa Mengikis Akidah
Kebijakan Pertambangan, Potret Simbolis Oligarki Kapitalistis dan Oligarki Politis
Koruptor Adalah Satwa Liar Yang Paling Dilindungi di Indonesia? Ketika Uang Menjadi Tuhan, Rakyat Hanya di Jadiakn Korbannya, Akankah Nasib NKRI Bisa Bertahan 2045?

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:07 WIB

Ketua Forum Tanah Luas Klarifikasi Program Siaga Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 23:48 WIB

Persempit Ruang Barang Terlarang, Lapas Lhoksukon Libatkan TNI-Polri Dalam Razia Mendadak

Jumat, 18 September 2026 - 21:06 WIB

Dari Goresan Siswa Menjadi Penghargaan, Bupati Aceh Utara Terima Buku “Titian Endatu” Karya MIN 14 Aceh Utara

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

Delapan Abad Samudera Pasai, Rangkaian Milad ke-800 Berakhir Sukses dan Meriah ‎

Senin, 14 September 2026 - 07:54 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh Serahkan Bantuan Rp. 6,78 Miliar Untuk Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 20:37 WIB

Disporaparekraf Aceh Utara Ajak Masyarakat Meriahkan Gerak Jalan Santai Milad Samudera Pasai ke-800

Rabu, 9 September 2026 - 23:26 WIB

Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 5 September 2026 - 18:22 WIB

Respon Cepat Pohon Tumbang Ganggu Jalan, Satlantas Polres Aceh Utara Langsung Turun Evakuasi

Berita Terbaru

ACEH UTARA

Ketua Forum Tanah Luas Klarifikasi Program Siaga Bencana

Rabu, 23 Sep 2026 - 00:07 WIB