Wabup Aceh Tamiang Buka Konferensi PGRI ke-23, PGRI Merupakan Mitra Strategis Pemerintah di Bidang Pendidikan

KABIRO ACEH TAMIANG

- Redaksi

Minggu, 26 April 2026 - 23:12 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang –  Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I., secara resmi membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-23 Kabupaten Aceh Tamiang yang berlangsung di FN Kafe Kampung Dalam, Sabtu (25/4/26).

Dalam sambutannya, Wabup  menyampaikan apresiasi atas peran aktif PGRI Aceh Tamiang yang dinilai telah berkontribusi signifikan bagi daerah, khususnya sejak masa bencana hingga proses pemulihan saat ini. Ia menegaskan bahwa keberadaan PGRI menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan.

Menanggapi usulan terkait penggunaan atribut batik bagi guru, Wabup menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperbolehkan para guru mengenakan pakaian batik pada hari Rabu.

“Pada hari Rabu mendatang, silakan Bapak/Ibu mengenakan baju batik guru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi tenaga pendidik, khususnya guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pembayaran honorarium PPPK paruh waktu.

Menurutnya, pemerintah menyadari bahwa kondisi tersebut belum ideal, namun tetap berupaya memberikan solusi terbaik secara bertahap. Ia meminta para guru PPPK paruh waktu untuk bersabar dan menerima kondisi saat ini sembari menunggu kebijakan yang lebih baik ke depan.

“Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan akan terus bersinergi mencari solusi agar kesejahteraan guru dapat terpenuhi,” katanya.

Wabup juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan guru melalui dukungan Forkopimda. Ia mengingatkan pentingnya aspek legalitas, proporsionalitas dan penyesuaian lingkungan kerja dalam pelaksanaan tugas.

Selain itu, ia mengajak PGRI untuk terus bersinergi mendukung pembangunan daerah serta berharap konferensi ini menghasilkan rumusan strategis bagi kesejahteraan guru dan kemajuan daerah, terutama dalam masa pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, menyampaikan bahwa PGRI telah menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Aceh dan Sumatera Utara, serta menegaskan posisi PGRI sebagai mitra pemerintah. Ia juga berharap adanya surat edaran terkait penggunaan batik Korpri pada hari Rabu dan hari besar nasional.

Ketua PGRI Aceh Tamiang, M. Nurdin, melaporkan capaian organisasi, seperti pembentukan kepengurusan di 12 kecamatan, pendataan anggota, serta berbagai program kegiatan. Ia juga menyoroti peran PGRI dalam penanganan bencana melalui pendirian posko dan penyaluran bantuan kepada guru, siswa, dan masyarakat.

Konferensi ini diharapkan melahirkan kepengourusan baru yang mampu mewujudkan “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” serta memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Kepala Dinas Dayah, perwakilan Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Tamiang, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tamiang, para kepala sekolah, serta dewan guru. (Saut Simanjuntak)

Berita Terkait

Mantan Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati Gabung Ke PKB
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128  Tahun 2026 Resmi di Buka, Bupati Armia: Pastikan Pengerjaan Tepat Waktu dan Bermanfaat 
Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan 5.947 KK untuk Perbaikan Rumah Tahap 2
Wagub Aceh bersama Menko PMK dan Mendagri Serahkan Bantuan Rumah Rusak Korban Bencana di Aceh Tamiang
Rangkaian HUT Aceh Tamiang ke-24, Digelar Zikir Akbar ASN
Huntara Segera Rampung, Penyintas Di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas Di Desa Sekumur Kembali Menyala
Bupati Aceh Tamiang Dampingi Mendagri Pimpin Apel Satgas IPDN Gelombang III untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 23:30 WIB

Tiga Bayi Kembar Perempuan Lahir Selamat di RSUD Cut Meutia, Ibu Alami Hipertensi Saat Kehamilan

Sabtu, 25 April 2026 - 20:10 WIB

Seusama Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Balai Pengajian di Dayah Malem Diwa.

Sabtu, 25 April 2026 - 18:17 WIB

Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Lansia Di Aceh Utara Masih Menunggu Janji

Sabtu, 25 April 2026 - 15:54 WIB

Modal Rp 50 Juta, Geuchik Meunye Tujoh ‘Suntik’ Semangat Petani Lewat Pipa Irigasi

Sabtu, 25 April 2026 - 01:48 WIB

Pendidikan Gratis untuk Anak Negeri: 50 Peserta Didik dari Gampong Tanjong Dalam Siap Mendapatkan Bantuan Pendidikan

Rabu, 22 April 2026 - 15:49 WIB

Antusias Masyarakat Di Wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur Menyambut TIM SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Mulia.

Selasa, 21 April 2026 - 04:38 WIB

Punti Geulumpang VII: Saat Amanah Rakyat Berubah Menjadi Keangkuhan, dan Nurani Terkubur di Bawah Beton Rumah Dhuafa

Sabtu, 18 April 2026 - 21:54 WIB

Ironi Matangkuli: Saat Anggaran Desa Dipertanyakan, Camat dan Inspektorat Kompak Bungkam

Berita Terbaru