DESAK MUALEM SEGERA EVALUASI KETUA DPR ACEH, MENGUAT DUGAAN KETERLIBATAN DALAM MOBILISASI AKSI

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:57 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 4 Mei 2026 — Tekanan terhadap Pemerintah Aceh kian menguat. Sejumlah kalangan secara terbuka mendesak Gubernur Aceh, Mualem, untuk segera mengevaluasi bahkan mengganti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyusul polemik aksi unjuk rasa terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Desakan ini muncul di tengah berkembangnya berbagai dugaan mengenai adanya keterlibatan aktor politik dalam mobilisasi massa aksi tersebut.

Muyashir Asriyan Haikal, selaku Ketua Gen Z Mualem, menyampaikan bahwa situasi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai dinamika biasa, melainkan harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak Mualem untuk segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi Ketua DPR Aceh. Ini penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia secara lebih terbuka menyinggung adanya dugaan kuat bahwa mobilisasi massa dalam aksi tersebut tidak sepenuhnya murni, bahkan mengarah pada indikasi keterlibatan pihak-pihak tertentu di lingkar kekuasaan.

“Kami menerima berbagai informasi dan melihat indikasi bahwa aksi ini tidak sepenuhnya organik. Ada dugaan keterlibatan pihak tertentu, termasuk yang memiliki posisi strategis, dalam mendorong bahkan memfasilitasi aksi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa di tengah berkembangnya informasi di lapangan, muncul dugaan yang mengaitkan dukungan terhadap aksi dengan oknum pimpinan DPRA.

“Beredar dugaan di publik bahwa ada dukungan, bahkan kemungkinan keterlibatan dari oknum pimpinan DPR Aceh dalam menggerakkan massa. Ini tentu sangat serius dan tidak boleh diabaikan,” katanya.

Meski demikian, Haikal menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuka secara terang dan diklarifikasi secara resmi.

“Kami tidak ingin ini menjadi bola liar, maka langkah evaluasi hingga pergantian jabatan merupakan konsekuensi yang tidak bisa dihindari, ini sudah melewati batas etika politik. Evaluasi bahkan pergantian adalah langkah yang wajar,” tegasnya lagi.

Haikal juga mengingatkan agar mahasiswa dan masyarakat tidak mudah terseret dalam kepentingan politik tertentu.

“Jangan sampai gerakan publik dimanfaatkan oleh aktor politik untuk kepentingan kekuasaan. Demokrasi harus dijaga tetap sehat,” tutupnya.

Berita Terkait

Medco Kampiun Migas Cup 2026, Editor FC Runner Up
Plt. Sekda Lepas Kafilah Aceh Mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke-31
Gubernur Mualem Bersama Kapolda dan Ketua DPRA Bahas Mitigasi Bencana
Plt. Sekda Aceh Terima Audiensi Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh
Jadi Inspektur Upacara Hardikda ke-67, Plt. Sekda: Pendidikan Hari Ini Menentukan Masa Depan Aceh
Semua Fraksi DPRA Setujui Pertanggungjawaban APBA 2025, Dek Fadh Janji Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Dek Fadh Hadiri Rapat Paripurna DPRA, Sampaikan Tanggapan atas Pertanggungjawaban APBA 2025
Plt. Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:57 WIB

112 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan kepada Warga Lubuk Damar, Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 12:17 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Enam Nadzir Terima Sertipikat Tanah Wakaf di Aceh Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 12:09 WIB

Aceh Tamiang Marks 81st Anniversary of the Indonesian Prosecutor’s Office with Symbolic Presentation of Waqf Land Certificates to Six Nadzir

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silaturahmi dengan DPMKPPKB, Bahas Penguatan Posbankum hingga ke Tingkat Desa

Selasa, 1 September 2026 - 14:12 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Holds Dialogue with DPMKPPKB to Strengthen Village-Level Legal Aid Posts

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan Huntap, Perkuat Kepastian untuk Masyarakat Terdampak Bencana

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Aceh Tamiang Land Office Measures Huntap Site, Strengthening Land Certainty for Disaster-Affected Communities

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Kantor Pertanahan Aceh Tamiang Ukur Lahan dan Pasang Patok Batas Masjid Agung, Perkuat Kepastian Pertanahan

Berita Terbaru