DESAK MUALEM SEGERA EVALUASI KETUA DPR ACEH, MENGUAT DUGAAN KETERLIBATAN DALAM MOBILISASI AKSI

AGUS SURIADI

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 14:57 WIB

5066 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 4 Mei 2026 — Tekanan terhadap Pemerintah Aceh kian menguat. Sejumlah kalangan secara terbuka mendesak Gubernur Aceh, Mualem, untuk segera mengevaluasi bahkan mengganti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyusul polemik aksi unjuk rasa terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Desakan ini muncul di tengah berkembangnya berbagai dugaan mengenai adanya keterlibatan aktor politik dalam mobilisasi massa aksi tersebut.

Muyashir Asriyan Haikal, selaku Ketua Gen Z Mualem, menyampaikan bahwa situasi ini tidak bisa lagi dianggap sebagai dinamika biasa, melainkan harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah.

“Kami mendesak Mualem untuk segera mengambil langkah tegas dengan mengevaluasi Ketua DPR Aceh. Ini penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik,” tegasnya.

Ia secara lebih terbuka menyinggung adanya dugaan kuat bahwa mobilisasi massa dalam aksi tersebut tidak sepenuhnya murni, bahkan mengarah pada indikasi keterlibatan pihak-pihak tertentu di lingkar kekuasaan.

“Kami menerima berbagai informasi dan melihat indikasi bahwa aksi ini tidak sepenuhnya organik. Ada dugaan keterlibatan pihak tertentu, termasuk yang memiliki posisi strategis, dalam mendorong bahkan memfasilitasi aksi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa di tengah berkembangnya informasi di lapangan, muncul dugaan yang mengaitkan dukungan terhadap aksi dengan oknum pimpinan DPRA.

“Beredar dugaan di publik bahwa ada dukungan, bahkan kemungkinan keterlibatan dari oknum pimpinan DPR Aceh dalam menggerakkan massa. Ini tentu sangat serius dan tidak boleh diabaikan,” katanya.

Meski demikian, Haikal menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut harus dibuka secara terang dan diklarifikasi secara resmi.

“Kami tidak ingin ini menjadi bola liar, maka langkah evaluasi hingga pergantian jabatan merupakan konsekuensi yang tidak bisa dihindari, ini sudah melewati batas etika politik. Evaluasi bahkan pergantian adalah langkah yang wajar,” tegasnya lagi.

Haikal juga mengingatkan agar mahasiswa dan masyarakat tidak mudah terseret dalam kepentingan politik tertentu.

“Jangan sampai gerakan publik dimanfaatkan oleh aktor politik untuk kepentingan kekuasaan. Demokrasi harus dijaga tetap sehat,” tutupnya.

Berita Terkait

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh
Kunjungan Perdana ke Aceh Timur, Kapolda Aceh Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Sambut Baik Kapolda Irjen Ruddi, Gubernur Mualem: Mari Sama-sama Bangun Aceh
Gas Blok Andaman, Ini Empat Poin Surat Gubernur Mualem untuk Presiden
Gempa Kembar Venezuela, Gubernur Mualem Sampaikan Belasungkawa Mendalam
Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri
Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman
PW FAST RESPON DPW ACEH Officially Extends Greetings on the 80th Bhayangkara Day

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:38 WIB

Wabup Aceh Timur Minta Dun Belanda Klarifikasi dalam 2×24 Jam, Jika Tidak Jalur Hukum Akan Ditempuh.

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:24 WIB

Melalui Saweu Keude Kopi, Polsek Idi Tunong Bangun Kepercayaan Warga demi Menjaga Kamtibmas

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:12 WIB

Kapolsek Nurussalam dan Warga Perkuat Kebersamaan Lewat Gotong Royong

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:00 WIB

Polsek Darul Ihsan Panen Jagung Perdana Bersama Kelompok Tani Binaan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

‎Ketua YARA Langsa Desak Polres Langsa dan Kajari Aceh Timur Periksa Dugaan Pungli Di Puskesmas Bireum Bayeun Aceh Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:32 WIB

Saweu Keude Kupi, Kapolsek Idi Tunong Dorong Pemahaman Qanun Adat sebagai Pilar Penyelesaian Sengketa di Gampong

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:40 WIB

Dari Gampong ke Gampong, Kanit Binmas Polsek Banda Alam Perkuat Kamtibmas Lewat Dialog dengan Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:19 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

Berita Terbaru