LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., menghadiri serah terima rumah layak huni tahan gempa bagi keluarga anak yatim dan dhuafa yang dibangun melalui program House Reconstruction for the Poor Families (HORPF-4) oleh Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) bekerja sama dengan Baitul Mal Kota Lhokseumawe. Kegiatan berlangsung di Dusun C, Desa Cot Trieng, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Sabtu (11/7/2026) pagi.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan DPRK Kota Lhokseumawe, Baitul Mal Kota Lhokseumawe, CEO Yayasan Relief Islami Indonesia, Camat Muara Satu, unsur Polres Lhokseumawe, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Lhokseumawe mengapresiasi Yayasan Relief Islami Indonesia dan Baitul Mal Kota Lhokseumawe yang telah menghadirkan program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai lembaga sosial telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.
“Kami masih banyak menemukan rumah warga yang kondisinya sangat memprihatinkan, bahkan berada di pinggir jalan nasional. Ada yang rumahnya tidak layak huni, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) juga tidak memadai. Karena itu, program seperti ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” ujar AKBP Dr. Ahzan.
Kapolres berharap rumah yang diserahkan dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima. Ia juga mendoakan agar seluruh pihak yang telah berkontribusi memperoleh pahala yang terus mengalir.
“Semoga rumah yang diserahkan oleh Yayasan Relief Islami Indonesia bersama Baitul Mal ini benar-benar bermanfaat bagi keluarga penerima, menjadi amal jariyah bagi para dermawan, dan ke depan semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat merasakan bantuan serupa,” tambahnya.
Sementara itu, CEO Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII), Nanang Subana Dirja, menyampaikan bahwa rumah yang dibangun merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan hartanya untuk membantu masyarakat kurang mampu.
“Rumah ini adalah titipan dari para dermawan sebagai wujud kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Kami berharap keluarga penerima senantiasa mendoakan orang-orang yang telah menginfakkan hartanya agar diberikan kesehatan, keberkahan, dan balasan terbaik dari Allah SWT,” ujarnya.
Melalui program House Reconstruction for the Poor Families, Yayasan Relief Islami Indonesia bersama Baitul Mal Kota Lhokseumawe telah membangun 20 unit rumah layak huni di Kota Lhokseumawe, tujuh unit di antaranya berada di Kecamatan Muara Satu, yakni tiga unit di Desa Ujong Pacu, dua unit di Desa Cot Trieng, satu unit di Desa Meuria Paloh, dan satu unit di Desa Padang Sakti.
Ke depan, Yayasan Relief Islami Indonesia berkomitmen melanjutkan program tersebut dengan target pembangunan 5.000 unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di seluruh Provinsi Aceh sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga dhuafa serta anak yatim.
{Jurnalis Agus Suriadi}






























