Dari Lahan Air Joman untuk Negeri: Jajaran Pemasyarakatan Sumut dan Pemda Asahan Tancap Gas Tanam Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional!

TRIBUN PASE

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:39 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara – Penanaman jagung perdana digelar di Lahan Air Joman sebagai langkah nyata optimalisasi lahan produktif di wilayah Sumatera Utara, Jum’at(13/2). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Yudi Suseno, Wakil Bupati Asahan, Kalapas Tanjung Balai Asahan, Kalapas Labuhan Ruku, Pejabat struktural dan Staf Lapas Labuhan Ruku. Penanaman dilakukan sebagai tanda dimulainya pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Program tersebut menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai pondasi ketahanan nasional, sekaligus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk berperan aktif dalam penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan sumber daya yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Yudi Suseno menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara jajaran pemasyarakatan dan pemerintah daerah. Menurutnya, momentum penanaman jagung perdana ini menjadi awal yang baik untuk mengembangkan lahan agar lebih produktif serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat dan warga binaan.

Ia menegaskan bahwa lahan yang telah diberikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pengembangan sektor pertanian dan peternakan di atas lahan tersebut diharapkan tidak hanya sebatas program sesaat, melainkan menjadi proyek jangka panjang yang mampu berkembang dan berdaya saing ke depan.

Lebih lanjut, Kakanwil berharap kawasan ini dapat menjadi contoh pengelolaan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang berkelanjutan, lahan Air Joman diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan sekaligus menjadi sumber pembelajaran keterampilan bagi warga binaan.

Wakil Bupati Asahan dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap berkolaborasi dalam mendukung pengembangan pertanian dan peternakan di lahan tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam menciptakan program pembinaan yang produktif dan berdampak luas. Kehadiran pemerintah daerah juga menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kalapas Labuhan Ruku menyatakan komitmennya untuk menjadikan lahan di Air Joman sebagai pusat industri pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa pengembangan pertanian dan peternakan ini akan dijalankan secara terencana, profesional, dan berorientasi pada hasil yang berkelanjutan.

Dengan dimulainya penanaman jagung perdana ini, diharapkan Lahan Air Joman dapat berkembang menjadi kawasan industri pembinaan yang produktif dan mandiri. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan kerja bagi warga binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.(AVID/rel)

Berita Terkait

ATR/BPN Aceh Tamiang Terima Kunjungan DPC BAI Aceh Tamiang: Kekompakan dan Sinergi dalam Mendukung Pembangunan Pascabencana
Siswa Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Gelar Baksos di Sukabumi
Mantan Warga Binaan Bongkar Fakta: Tuduhan “Napi Jadi Raja Kecil” di Rutan Tanjung Pura Dinilai Hoaks dan Fitnah Sensasional
Kakanwil Ditjenpas Riau Minta Maaf Terkait Bau Limbah di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Peran Polri Kapolda Riau Hadir: Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting Dorong Ekonomi Pesisir
Sejak Awal: Plt Gubernur Riau Tegaskan Polda Tak Pernah Minta Dana Baznas, Jembatan Presisi Dibangun Skema Kolaboratif
Klarifikasi Resmi FG alias Fran Gultom: Saya Tidak Pernah Miliki Gudang BBM Ilegal di Jalan Melati, Itu Berita Hoax, Silahkan Cek Langsung Ke Lokasi, Hanya Gudang Kosong.
Skandal Pemalsuan Tanda Tangan dan Narkoba Belum Berakhir, Jangan Serang Orang Lain Tanpa Bukti!

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:14 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Silahturahmi ke Bagian Hukum Pemkab: Bahas Penguatan Posbankum dan Kapasitas Paralegal 

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:04 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Pays Courtesy Visit to Regency Legal Affairs Division, Discusses Strengthening Posbankum and Paralegal Capacity

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:10 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Dampingi Penyelesaian Konflik SMPN 2 Kejuruan Muda, Berujung Damai dan Temukan Solusi Pendidikan bagi Tiara

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:57 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Assists in Resolving SMPN 2 Kejuruan Muda Conflict, Reaches Peaceful Settlement and Secures Educational Solution for Tiara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Pascabencana Banjir, DPC BAI, DPD SWI dan Da’i Aceh Tamiang Dorong Kemajuan Olahraga dan Pemilihan Ketua KONI yang Berintegritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:28 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Apresiasi Bantuan Fasum Rp100 Juta dari PT STS, GBK dan Al-Bina untuk Masjid Al Ghofur di Dusun Lubuk Sukun

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:15 WIB

DPC BAI Aceh Tamiang Applauds Rp100 Million Public Facility Assistance from PT STS, GBK and Al-Bina for Al Ghofur Mosque in Lubuk Sukun

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Wagub Aceh Salurkan 50.000 Al-Qur’an Bantuan Kerajaan Arab Saudi untuk Masjid dan Dayah

Berita Terbaru