‎PDIP Nagan Raya Bagikan 1.600 Seragam Sekolah Untuk Siswa Kurang Mampu Saat Hardiknas 2026

Fadly P.B

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:47 WIB

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

‎

‎Nagan Raya – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai secara konkret oleh Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Nagan Raya.

‎Melalui aksi sosial bertajuk kepedulian pendidikan, partai berlambang banteng ini membagikan sebanyak 1.600 lembar seragam sekolah untuk siswa tingkat SD dan SMP di seluruh wilayah kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDIP Nagan Raya, M. Fikra Dahana, yang menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar jargon politik.

‎“Sebagai partai yang peduli terhadap peningkatan pendidikan, kami berharap pembagian seragam ini bisa meringankan beban orang tua, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” ujar Fikra saat membuka tahap awal penyaluran bantuan.

‎Menyasar Siswa Kurang Mampu

‎Tahap pertama pembagian difokuskan pada dua sekolah di Nagan Raya, yakni:

‎SMP Negeri 1 Alue Bili: 150 lembar seragam

‎SMP Negeri 12 Serba Jadi: 108 lembar seragam

‎Total 258 seragam telah disalurkan pada tahap awal ini. Sisanya akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai sekolah lain di seluruh kabupaten, dengan prioritas siswa yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.

‎PDIP Nagan Raya bagikan 1.600 seragam sekolah untuk siswa kurang mampu saat Hardiknas 2026. Aksi nyata sekaligus kritik arah anggaran pendidikan nasional. (Koran Aceh) Surat kabar

‎Program ini disambut antusias oleh para siswa dan orang tua. Bagi sebagian keluarga, biaya seragam sekolah masih menjadi beban tersendiri, terutama di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

‎Hardiknas Bukan Seremonial

‎Fikra menekankan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Menurutnya, perlu ada aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar siswa.

‎“Hardiknas harus kita isi dengan langkah konkret. Pendidikan bukan hanya soal kurikulum atau gedung, tapi juga soal akses dan keadilan,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, PDIP Nagan Raya ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi, termasuk dalam hal kebutuhan dasar seperti pakaian sekolah.

‎Kritik Terhadap Arah Anggaran Pendidikan

‎Dalam kesempatan yang sama, Fikra juga menyampaikan keprihatinannya terhadap arah penggunaan anggaran pendidikan nasional, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Menurutnya, meskipun program tersebut memiliki tujuan baik, namun perlu dikaji ulang agar tidak menggerus alokasi penting lainnya dalam sektor pendidikan.

‎“Kami prihatin jika anggaran pendidikan justru dialihkan ke program lain yang belum tentu langsung berdampak pada kualitas belajar. Pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama dalam arti yang sesungguhnya,” ujarnya.

‎Pernyataan ini mencerminkan kegelisahan yang mulai muncul di berbagai daerah terkait keseimbangan kebijakan pendidikan nasional, terutama dalam memastikan bahwa program-program baru tidak mengorbankan kebutuhan dasar pendidikan seperti fasilitas, bantuan siswa, hingga kesejahteraan tenaga pengajar.

‎Harapan dan Komitmen

‎Melalui kegiatan ini, PDIP Nagan Raya berharap dapat menjadi bagian dari solusi atas persoalan pendidikan di daerah.

‎Tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga aksi langsung yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎“Ini bukan sekadar bantuan, tapi bentuk komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” tutup Fikra.

Berita Terkait

Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama, Peduli Dayah Korban Banjir
Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama, Peduli Dayah Korban Banjir
Polres Nagan Raya Beberkan Modus Penipuan Mengatasnamakan Kasat Reskrim: Pejabat Polisi Tidak Pernah Minta Uang via Telepon
Sampah Menggunung Ganggu Kenyamanan Warga, Ibu-Ibu Dusun 2 Suka Jaya Turun Tangan Bersihkan Jalan
DPC BAI Aceh Tamiang dan RAPI Bangun Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
400 Electronic Land Certificates Handed Over to Residents in Bendahara, Strengthening Legal Certainty in Aceh Tamiang
400 Sertipikat Elektronik PTSL Diserahkan di Bendahara, Wujud Kepastian Hukum dan Aset Masyarakat Aceh Tamiang
MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Haul ke-38 Abu Tanoh Mirah Di Bireuen

Kamis, 17 September 2026 - 02:15 WIB

Polres Bireuen Dorong Polwan Terus Memberikan Pelayanan Terbaik melalui Semangat One Police Woman, Extraordinary Impact

Kamis, 17 September 2026 - 00:29 WIB

Untuk Ciptakan Kota Aman, Kapolres Bireuen Kerahkan Seluruh Personel Respons Setiap Panggilan di 110

Rabu, 16 September 2026 - 01:49 WIB

Polres Bireuen Perkuat Monitoring di Sejumlah SPBU, Polisi Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Jaga Kelancaran Pengisian BBM

Minggu, 6 September 2026 - 23:26 WIB

Polres Bireuen Gelar Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, Perkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Generasi Unggul dan Profesional, Kapolres Bireuen Pesankan Mahasiswa UNIKI Jadi Mitra Strategis Kepolisian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Perintahkan Wapres Gibran Audit 32 Ribu korban BB

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:23 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Berita Terbaru

NAGAN RAYA

Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama, Peduli Dayah Korban Banjir

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:05 WIB

NAGAN RAYA

Kapolres Nagan Raya Sambangi Ulama, Peduli Dayah Korban Banjir

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:03 WIB